[KyuJin Series] Dancing With The Stars


Author: GSD

Title: Dancing with the stars

Cast: Cho Kyuhyun, Cho Songjin, Park Aeri, Choi Ki Ho.

Rating: G

Length: Oneshot 

“Bintang aldebaran memiliki diameter ukuran terbesar diantara bintang-bintang lainnya. Tapi dia bersinar paling terang diantara bintang lainnya. Cantik!” -Cho Kyuhyun.

 

Inti pada acara malam yang sempat tertunda ini adalah pengguntingan pita berwana pink dan biru sebagai warna lambang utama pada Lyx resort milik Kyuhyun. pria bertubuh tinggi itu seperti menyatukan warna kesukaan masing-masing mereka, dirinya dan Songjin dan memasukanya begitu saja dalam apa bisnis besarnya.

Teorinya, pesta besar itu telah selesai setutuhnya. Tapi beberapa tamu undangan masih bertahan karena sibuk berbincang satu samalain, sambil menikamti hidangan dan bergurau, menikmati malam diakhir tahun 2013.

Beberapa tengah berdansa ditemani alunan music lembut.

“Lihatnya kearah timur,” Kyuhyun tiba-tiba muncul mengaggetkan Songjin.

Wanita itu sedang menikmati malam seorang diri sambil mencelupkan kaki kedalam kolam renang. Berkecipak, asyik bermain sambil memandangi langit diatasnya.

Gelap, tapi juga terang. Ada puluhan ribu bintang bertebaran disana, berkerlipan tanpa henti. Songjin tersenyum sambil menengadahkan wajah menatap Kyuhun diatasnya.

Jas pria itu lagi-lagi telah lenyap entah kemana. Hanya menyisakan kemeja putih yang lagi-lagi, digulungnya lengan panjang itu hingga sikunya. Dasinya pun bernasib sama dengan jasnya. Lenyap. Kancing teratas pada kemeja putih bersih itu telah tertanggal.

Dilipatan jemarinya, terdapat gelas tinggi dengan cairan berwarna merah yang tidak sampai mengisi setengah dari tinggi gelas Kristal tersebut. Songjin tidak dapat menebak, sudah gelas keberapa wine kali ini yang Kyuhyun nikmati.

Pria itu agak keras kepala mengenai hal-hal yang disukainya.

“Patokannya bulan. Yang paling terang itu Venus.” Telunjuk Kyuhyun mengarah pada salah satu benda langit yang memiliki cahaya paling mencolok diantara yang lain. Songjin mengikuti arah pandang Kyuhyun sambil menganguk-anggukan kepala paham.

Kyuhyun pecinta sains, tidak heran jika dia mengerti tentang tata astronomi seperti ini. “mau dansa?” Songjin terkesiap saat gelas tinggi ditangan Kyuhyun telah lenyap entah kemana, dan tangan besar itu sedang terjulur padanya, “Jangan konyol. Aku tidak bisa berdansa.” Songjin mengerling tajam. Kembali mendongak memperhatikan bintang-bintang.

Tiba-tiba tubuhnya terasa melayang karena diangkat begitu saja. Kyuhyun meletakan kaki Songjin tepat diatas kedua kakinya sendiri. lalu menarik tangan Songjin agar melingkari lehernya. Tangan Kyuhyun sendiri telah bertengger manis dipinggul ramping Songjin.

“T—tapi..” Songjin terus menolak. memeras otak mencari alasan lain agar Kyuhyun melepaskannya. Dia tidak ingin berdansa. Dia tidak bisa berdansa, karena itu dia kabur dari dalam ballroom untuk menikmati malamnya seorang diri saja. “Tidak ada music.” Mulut Songjin berucap.

Sangat senang ketika dia menemukan alasan lain, yang mungkin dapat membuat Kyuhyun berhenti mengerjainya. Tapi Kyuhyun malah menyeringai berbahaya sambil merogoh sakunya.

Dikeluarkannya sebuah ipod silver meyangkutkan headset-nya satu pada telinga Songjin dan satu lagi untuknya sendiri. alunan music Dave Koz- you know by my heart; selama ini menjadi music pengantar tidur pria tampan itu mengalun lembut menjadi music pengantar dansa keduanya saat ini.

“Tapi aku tidak bisa—“ Songjin benar-benar menutup mulut saat tubuhnya tiba-tiba bergerak tanpa disadarinya. Dia tidak bisa berdansa! Itu yang sejak dulu terjadi kan? aneh!

“paling terang kedua, Jupiter.” Kyuhyun berbisik ditelinga Songjin. Wanita didalam dekapan pria bernama lengkap Cho Kyuhyun itu mendongak sedikit memperhatikan langit. Mendapati bulatan lebih terang satunya, dibandingkan yang satunya yang tadi Kyuhyun telah jelaskan—mereka bersisian. “yang berada didekat Jupiter itu, bintang. Aldebaran—namanya.”

“Aldebaran—“ Songjin mengulangi nama bintang tersebut. terdengar cukup aneh untuk diucapkan sebenarnya. “Iya, bintang aldebaran memiliki diameter ukuran terbesar diantara bintang-bintang lainnya. Tapi dia bersinar paling terang diantara bintang lainnya. Cantik!”

Lagi-lagi Songjin mengangguk paham. Tubuhnya kini tak bergerak  bebas. Kyuhyun memeluknya kencang, “kau seperti bintang aldebaran.” Kyuhyun tersenyum dibalik bahu Songjin.

Jauh dari balkon dilantai dua Ballroom, Park Aeri dan Choi Ki Ho memperhatikan putra-putri mereka dengan senyuman mengambang.

“kadang mereka bisa membuatku iri dan merindukan suamiku.” Senyum Park Aeri terlihat pahit. Kalau saja Park Seul Gi—suaminya masih ada, mungkin mereka akan berdansa tak kalah romantis dengan Songjin dan Kyuhyun disana.

Choi Ki Ho ikut tersenyum memandangi Kyuhyun bangga, “Putraku.” Gumamnya puas. “dulu mereka selalu saling cakar mencakar. Lihat sekarang!”

“ada beberapa pelajaran yang tidak bisa diajarkan. Hal itu hanya dapat dipahami perlahan-lahan dengan menjalani kehidupan sendiri.”

Disisi lain, Kyuhyun memejamkan mata menikmati desiran angin laut yang menyapu wajahnya. Wangi aroma tubuh Songjin. Dan music instrument favoritnya. Rasanya menyenangkan ketika semua hal itu dilakukan bersamaan.

“maksudmu—“ alis Songjin terangkat tinggi. “diameterku besar seperti bintang aldebaran?” sinis wanita hamil itu ketus. Kyuhyun terbahak mendengarnya. “jadi aku harus lebih banyak datang ke Gym center untuk mengecilkan diameterku?”

“—Pabo!” tawa Kyuhyun semakin pecah. Sulit rasanya bicara dengan seseorang dengan pikiran penuh hal negative seperti Songjin. Apapun selalu dianggapnya buruk, bahkan juga tidak bisa untuk sekedar menyadari bahwa Cho Kyuhyun si pria bermulut tajam ini sedang menurunkan harga dirinya dinilai terendah hanya untuk memujinya. “Lupakan Gym. Bercinta selama 30 menit membakar 200 kalori. Jadi—“ Kyuhyun melirik jam tangannya.

“kita telah membakar 400 kalori tadi.” jelasnya berkedip nakal menggoda Songjin, lalu kembali memeluk wanita barbar itu sebelum kemungkinan hal barbar terjadi—menimpanya. “dibandingkan dengan di Gym, entah benda berat apa yang harus kau angkat untuk membakar kalori sebanyak itu. tapi bayangkan kalau kau mengganti olah raga rutinmu dengan yang tadi kita lakukan? setiap hari? woah—Kim Kardashian kalah sexy darimu, Songjin!” Kyuhyun terbahak kencang.

Puas tertawa sebelum.. “Aw!” dia meringis kesakitan. Songjin meninjunya tiba-tiba saja. “maksudmu aku gemuk dan besar begitu kan? diameterku selebar bintang Aldebaran? Kenapa tidak bicara saja kalau tubuhku ini besar seperti gajah?” amuk Songjin murka.

Wanita langsing itu melepas Heels-nya dan memukulkan hak runcingnya pada tubuh—punggung Kyuhyun hingga pria tampan disana mengaduh kesakitan bukan main, “Astaga—Songjin!” Kyuhyun berseru. Berteriak. Menjerit. Entah apa namanya itu. apapun dilakukannya agar pertolongan segera datang.

Seluruh kepala yang sedang bercakap santai, berdansa atau hanya sekedar bersantai, mendekat pada balkon menoleh terkejut—mendelik memandangi perkelahian konyol antar pria dan wanita pemilik pesa tersebut. beberapa dari mereka ada yang langsung tertawa sambil menunjuk-nunjuk. Beberapa lagi tersenyum, untuk satu dan dua alasan, mereka lebih memilih untuk menyembunyikan senyuman mereka dengan mulut terbekap tangan sendiri.

Beberapa mendelik tak percaya, namun pendelikan lebih besar jatuh pada sepasang mata Choi Ki Ho dan Park Aeri.

“MWO?” keduanya melongo terkejut.

“maksudku, kau sangat cantik seperti bintang Aldebaran. Dasar bodoh kenapa begitu saja kau tidak bisa memahaminya? Aduh! Astaga! Sakit Songjin! Ah!!” Kyuhyun berlutut melindungi kepalanya.  “Ah! Aduh, punggungku!” ini kedua kalinya dalam malam ini Kyuhyun mendapatkan serangan mendadak.

Dia tidak akan pernah lupa dengan Nenek pembersih ditoilet tadi yang memukulinya seperti dia adalah seorang pencuri.

“—Kenapa aku harus mengatakannya terus terang, sih? dia tidak bisa romantis sedikit, ya? Tidak bisa sedikit bermetafora? bodoh sekali dia ini! Aw!” Songjin menggebukan kencang-kencang ujung Heels-nya. kini bahkan keduanya digunakan untuk menyerang Kyuhyun.

“Kepalanya terisi penuh dengan gumpalan jerami! Ouch! Astaga!” Kyuhyun terus mengutuk Songjin yang sedang sibuk menghajarnya mati-matian tanpa rasa iba.

“Astaga!” Choi Ki Ho mendelik.

“kau menghitungnya? Berapa lama tadi mereka akur dan tampak manis?”

Kepala Choi Ki Ho menggeleng berkali-kali, mata sipitnya, masih memperhatikan dua makhluk didepan kolam renang itu yang sedang bergulat. Pemandangan standar—tapi yang benar saja! ini pesta besar, apa mereka juga harus melakukannya ditengah keramaian seperti ini? lihatlah, seluruh mata sedang memperhatikan mereka!

Jadi ternyata, mereka tidak pernah berubah sama sekali menikah ataupun tidak? pergulatan konyol karena alasan bodoh dan kesalah pahaman itu masih sering terjadi? Choi Ki Ho menggumam tak percaya. “Ya Tuhan putraku—“ wajahnya mengernyit meratapi tubuh putranya disana.

“tujuh menit.”

“Mwo?”

“Hanya tujuh menit, setelah itu lihat saja sendiri disana.” Park Aeri memutar bola matanya, menunjuk Kyuhyun dan Songjin dibawah sana. Cho Kyuhyun sudah tergeletak dilantai sambil memegangi perutnya. Meringis kesakitan.

Mengulurkan tangan memohon bantuan Songjin namun diabaikan oleh Songjin. Istrinya itu malah tampak puas, bertolak pinggang menonton Kyuhyun yang terkapar lemah. Entah tidak perduli, atau tidak menyadari bahwa keduanya sedang menjadi tontonan ramai tamu-tamu undangan.

“Rasakan!” jerit Park Songjin kencang lengkap dengan seringaian.

“Sayang~” Kyuhyun menjulurkan tangannya. Songjin berdecak sebal, “sayang, sayang! mau kubuat pingsan sekalian?” dia mengancam. Mendelik galak dan berlalu.

“Songjin!” Kyuhyun berteriak. “bantu aku dulu!! AKH!” pinta pria itu namun kembali diabaikan oleh Songjin. Merasa tak perduli dan melengos begitu saja santai, seperti tidak pernah melakukan apapun.

“Astaga—“ bibir Kyuhyun berlirih pelan. menonton punggung Songjin semakin menjauh dan menjauh darinya, “Aku bisa mati kalau terus seperti ini!” keluh Kyuhyun susah payah bangkit seorang diri. Tidak ada satupun yang mau dan berani mendekat untuk membantu Eksekutiv muda itu saat ini.

Dia menepuk-nepuk kemejanya, membersihkan dari pasir dan kotoran lainnya, kemudian menoleh pada Songjin di depan sliding door kaca, sedang memasang kembali barang bukti—pengeroyokannya dengan anggun dan santai, tanpa memerdulikan apapun. apalagi sekitarnya. “AKH—“ Kyuhyun meringis memijit bahunya. Semoga tidak ada tulang yang patah. “Haah—Astaga, Dia cantik sekali!”

Kyuhyun menggeram sebal, menengadahkan wajah menatap langit-langit, mengulurkan tangan menunjuk-nunjuk sebuah titik terang disana, “ini salahmu! Dasar bintang aldebaran sialan!”

142 thoughts on “[KyuJin Series] Dancing With The Stars

  1. hahahahahaah… gw udh brsyukur bnget mreka tba” jdi sweet.. trnyata mmang mreka gk di takdirkan untuk mesra”an.. bru jga bbrapa mnit… ckckckck udh brtengkar ajh.. hm hm hm kasian kyuhyun wkwkwkwk

  2. ck songjin…tiap d puji..ntah np dy tu ambilny yg negative ny..kyu ngasi tauny trllu detail..pake blng diameter..
    bru jja d puji ki ho ma aeri..tau” dah ribut” lg..kkk

  3. kyuh harus lebih banyak lagi belajar bahasa biar bisa mengungkapkan maksud artian 😂😂😂😂😂 … songjin ahh sensitip banget

  4. Kelkelkel bisa2nya ada 2 orang dewasa yang bertingkah kayak mereka .. sayang2an, berantem diliat banyak pasang mata pula.. kasihan kyu dapat kdrt trus2an dari songjin. Tapi itu semua gak pernah ngurangin kadar cintanya kyu ke songjin

  5. Aelah siembul malah nyalahin bintang 😂😂 Sebenernya kyuhyun nggak salah siiih Songjinnya aja yang emang terlalu cerdas 😂😂😂… Maksutnya ini tapi nanggepinnya itu 😂😂 Kocak kocak pokoknya…

  6. Reaksi songjin emng ga selalu di luar dugaan, tpi kasian juga yah klo jadi kyuhyun maksud ngomong apa ditangkep lain sama songjin.. ntar2 mah hrs to the point aja kayanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s