[KyuJin Series] Night at The Motel


Night at The Motel

GSD

Cho Kyuhyun | Cho Songjin

PG 13

Ficlet

Kyuhyun tidak bercanda sama-sekali mengenai niatnya tentang mengajak Songjin berkencan dengan ala kadarnya saja. selepas pria itu berbicara panjang lebar tentang keinginannya itu, dia mengendarai mobilnya menuju sebuah motel kecil dibarisan toko tempatnya tadi menghabiskan makan malam bersama Songjin.

Dan lagi-lagi Kyuhyun benar. Bukan masalah besar jika uang tidak dipegangnya selama masih tersedia beberapa barang ‘penting’ lainnya seperti jam tangan, ponsel, bahkan pakaian dan sepasang sepatu mahal miliknya. Siapapun menginginkannya, dan tidak akan berfikir dua kali untuk menerimanya.

Baiklah.. mungkin pemilik motel tempat pria itu menginap sempat menjual mahal dengan menolak Kyuhyun pertama kali. Tapi toh, setelah pemilik resort di Miami itu menawarkan Jean Dunand Palace nya, pemilik Motel itu tidak dapat berkutik lagi.

Tentu saja. orang gila mana yang mau menolak jam seharga 410.000 dollar itu dengan hanya menukarnya, mengijinkan pria itu menginap semalam disalah satu kamar motelnya— yang berfasilitas minim.

Dihitung sekilas pun tetap tidak akan sebanding. Harga jam itu mungkin bisa untuk membeli seluruh motel bobrok itu, atau bahkan lebih.

Maka setelah persetujuan, Kyuhyun dan Songjin menginap pada motel kecil tersebut. Dan tertebak sekali reaksi Songjin. Kyuhyun hanya dapat menyamarkan tawanya melihat betapa Songjin begitu tidak nyaman dengan keadaan sekitarnya saat ini.

Secara keseluruhan, motel ini memang kecil. Tidak memiliki fasilitas lain selain sebuah ranjang yang untungnya berukuran queen size, walaupun tampak reot. Kamar mandi tanpa pemanas air. Televisi berantena yang gambarnya dapat berubah warna menjadi hitam dan putih dan akan kembali berwarna lagi jika televisi itu ditendang atau dipukul kuat-kuat, dan pendingin udara yang tidak dingin sama sekali.

Penerangan yang tersedia tidak cukup banyak walau cukup jika hanya sekedar untuk menjadi sebuah penerang saja. hanya terdapat dua buah lampu meja yang berada dikiri kanan ranjang diatas nakas. Yang sayangnya, salah satu bohlamnya mati dan sepertinya entah pemilik motel ini yang belum tahu atau sudah tahu tapi terlalu pelit untuk membeli satu buah bohlam saja.

Penerangan kedua adalah lampu utama dilangit-langit kamar. Dengan sarang laba-laba yang menutupi, dan sinar yang redup. Pantas harga kamar ini hanya 5000 Won untuk satu malam saja. lampu saja nasibnya mengerikan begini.

“Ayolah sayang….” Kyuhyun melambaikan tangannya. Sudah berada diatas ranjang bersiap untuk tidur sejak setengah jam yang lalu. Pria itu hanya menanggalkan kancing-kancing kemejanya saja tanpa melepasnya.

Hanya kakinya yang bertelanjang ria berselonjor terlipat santai. karena hal pertama yang Kyuhyun lakukan setelah masuk kekamar, adalah melepas sepatu dan kaus kakinya, lalu memasangkan kaus kaki itu pada kaki Songjin. Beralasan bahwa semakin pagi nanti, udara disini pasti akan terasa sangat dingin.

Dia pun mengingatkan istrinya itu bahwa tempat ini tidak memiliki pemanas ruangan seperti dikamar mereka dirumah. Jadi terima atau tidak, kaus kaki bekas itulah penghangat kaki satu-satunya yang dapat diandalkan saat ini.

“A—aku rasa tidak. Aku disofa saja.”

Songjin menolak ajakan Kyuhyun untuk kesekian kalinya. Wanita itu bersikukuh tetap duduk manis ditempatnya walau rasa tidak nyaman itu semakin membesar saja. terlebih lagi tubuhnya yang sedang membengkak seperti itu, pasti tidak akan mau bekerjasama dengannya untuk terus-terusan meninggikan harga dirinya.

Kyuhyun tertawa selepas Songjin bicara. Pria itu menggeleng-gelengkan kepalanya, “kau bilang itu sofa? Menurutku itu kursi plastic. Bukan sofa, pintar!” Kyuhyun menarik senyuman sinis setelah meloloskan sarkasme ringannya bagi Songjin. “ayo cepat kemari.” Perintah pria itu lagi untuk terakhir kalinya sedikit membentak, “sekarang. Cepat. Atau aku sendiri yang akan membawamu kesini dengan cara yang tidak kau sukai.” Wajah riang Kyuhyun yang sebelumnya tampak jelas karena terlampau senang berhasil mengerjai Songjin berangsur berubah menjadi serius.

“Tapi kasur itu tidak—“

“sekarang!”

Songjin menarik napasnya lalu menghembuskannya keras-keras dan kasar. Wanita itu benar-benar ingin meremas wajah Kyuhyun hingga kusut dan melemparkannya kedalam bak sampah.

Baiklah. Tidak ada pilihan lagi baginya selain menenggelamkan diri di ranjang dengan bentuk sama sekali tidak menarik minat itu.

Suara decitan yang berasal dari pegas lapuk didalam kasur sederhana itu membuat air wajah Songjin berubah total ketika wanita itu perlahan memanjat dari bagian samping, dan Kyuhyun kembai harus mati-matian menahan tawanya.

Alih-alih menyamarkan tawa, Kyuhyun merentangkan tangannya lebar-lebar bermaksud menyambut istrinya, yang malah langsung dihempaskan jauh-jauh tampak tidak sudi disambut semanis itu. “aku benar-benar membencimu!” runtuk Songjin menggemeretakkan giginya.

Wanita itu lebih memilih untuk tidur menyamping menghadap dinding, memberikan Kyuhyun punggungnya saja dari pada bermanis-manis ria merapatkan tubuh untuk sekedar memeluk tubuh yang paling disukainya itu. Harga dirinya masih dijunjungnya tinggi-tinggi.

Kyuhyun tersenyum, “Uh-huh. I love you too.” Tukas pria itu menyeringai keparat tanpa Songjin sadari. Tidak perduli sedang sekesal apa Songjin ketika itu, dia tetap melakukan pose tidur miliknya seperti biasanya.

“singkirkan tanganmu atau kupatahkan tanganmu sekarang.”

“Aigoo~” Kyuhyun mendesah ringan lebih mengeratkan kekungannya pada perut besar istrinya. Merapatkan dadanya pada punggung Songjin dan menyapukan hidungnya ditengkuk wanita itu. “ini pertama kalinya aku mengajakmu kencan pas-pasan dan kau ingin mematahkan tanganku. Kalau besok aku bangkrut dan jatuh miskin, kau mungkin akan mendepakku. Benar-benar wanita matrealistis.”

Kyuhyun menggerutu walau suaranya tidak terdengar seperti sebuah gerutuan. Lebih terdengar jelas bahwa sebenarnya, dia sangat menikmati melakukan hal ini. mengerjai Songjin dan membuat wanita itu kesal adalah salah satu kesenangan dan keahliannya.

“Yeah. Bukan hanya mendepakmu saja. aku akan menceraikanmu. Membawa anakku pergi mencari ayah baru yang memiliki uang cukup untuk menghidupinya dan Ibunya yang cantik ini. akan kucari yang berdompet tebal, bertubuh tinggi dengan perut kotak-kotak. Mungkin juga yang berwajah seperti model celana dalam calvin klein.”

“Yeah. Dan akan kupatahkan tangan semua pria yang berhasil kau dapatkan itu. Atau kujadikan pincang kakinya. Kubuat cacat permanen, atau kucolok satu matanya hingga mau tidak mau dia harus memakai penutup mata seperti bajak laut kemana-mana. Atau kusiram air keras wajahnya yang kau bilang tampan seperti model celana dalam calvin klein. Jadi dia tidak akan menjadi model celana dalam lagi dan tidak memiliki wajah tampan. tidak memiliki uang dan terlihat lebih mengenaskan daripada aku. Bagaimana, tertarik mencoba, Hmm?”

——–oOo——–

PS: Sebenernya aku pengen posting cerita Songjin ngelahirin, tapi karena masih ada yang harus ditunggu dan sepertinya, itu agak penting, jadi aku belum bisa posting cerita itu dulu sekarang. dan berhubung sekarang-sekarang ini aku gak tau kenapa lagi seneng-senengnya bikin ficlet jadi mungkin sampai cerita Songjin ngelahirin itu dipost, aku post ficlet-ficlet abal macem gini dulu deh. Thank Youuuuu~ :*

109 thoughts on “[KyuJin Series] Night at The Motel

  1. kyuhyun aneh, ngajak kencannya gitu
    tp gak papa lah sekali” ngrasain hidup susah, gak selalu bergelimang harta
    ngebayangin mukanya songjin waktu naik ranjang itu bikin ngakak

  2. ngapain juga pake nginep disana, beli aja sekalian kenapa kyu :3 orang kaya mah bebas ya -_- songjin sengsara bgt

  3. buseeeeet harga jam aj 410.000 dollar lh :O ckckcckck jd prostitusi aj hrs brtaun2 tuh dpt duit sgitu -_-” deuuuuh holang kaya holang kaya bagi2 dongse duit’a hhhhh
    semenyedihkan itunya kah motel itu?! miris amat dh -_-”
    kaos kaki bkas kyu mh bakal d kejar2 sm sluruh wanita d dunia ini beuh smpe d laminating yg ada d musiumin(?) hhhh

  4. ayolah sayang~~ ngajak tidur kyaaaaaa baca gitu doang senyum2 sendiri gue!!!! hahahahaha seneng ih ternyata kyuhuun dengan segala kekayaannya bisa merakyat walaupun niatnya buat godai songjin tapi tetep aja! hahah astaga suka banget deeehhhh

  5. Kyuhyun ada” aja.. tp emang bener kalo udah lelah banget karna perjalanan panjang XD well Songjin ekspresinya pasti lucu banget pas tau suara ranjangnya hahahahaha

  6. 5000 won permalam jadi 400000 dolar lebih semalam, dgn minin fasilitas? Oh damn! Kyuhyun kaya binggo 😱😱 ..

  7. hoho..akhrny nd jg msuk motel..ck jm tngan smhal tu..dptin kmrny yg sngt sdrhna gtu??
    songjin mau g mau mank ruz nurut..
    fetus dah d ajak b’ptualang jd org susah..

  8. kasurnya😱😱😱😱 tak akan runtuhkan😂😂😂😂, wkwk…. kencan ala kadarnya, gila cm nginep semalam di tempat yg ky gitu, kyuhyun sampai rela²in jam mahalnya jadi pembayaran, sepertimya kyuhyun puas banget ngerjain songjin,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s