[KyuJin Series] She’s Blown Away


SHE’S BLOWN AWAY

GSD

CHO KYUHYUN | CHO SONGJIN | LUKE SCHDMIT

PG 13

Vignette

Songjin mendadak sulit bernafas. Tenggorokannya seperti tercekik hingga menyumbat saluran pernafasannya. Berulang kali dengan dua tangannya sendiri, Songjin mencekik-cekik pelan lehernya sambil mendecakkan berbagai umpatan kecilnya. “Sialan!” gerutunya terdengar sedikit jengkel dengan apa yang matanya lihat.

“Astaga! Aku sesak nafas!!” wanita itu berujar lagi dan kali ini mampu menarik perhatian Luke. lelaki kaukasian kakak tiri Eun Soo itu meirik Songjin tanpa memberikan komentarnya sama sekali. Seperti pada waktu-waktu sebelumnya sejak tadi. sejak dirinya berdiri manis dengan tenang disamping Songjin dengan nachosnya.

“Aaaaaarrgh! Dia benar-benar!!”

untuk runtukan kesekian kalinya yang Luke dengar kali ini, lelaki bermata cokelat madu itu benar-benar tidak dapat lagi menahan bibirnya bergerak, ketika Songjin lebih kencang mencekik lehernya sendiri sambil mengigiti jaket hoodienya.

“Ya!” Luke menyentuh lengan Songjin dengan ujung teunjuknya. “kau baik-baik saja?” tanyanya takut-takut. Karena yang dilihatnya, Songjin tidak tampak seperti sedang baik-baik saja. wanita itu terlihat sedikit mengerikan dengan wajah yang memerah padam, dan tangan yang tercetak kaku. Seperti ingin mencakar sesuatu dihadapannya.

“aku baik.” Jawab Songjin pada awalnya. Namun tidak sampai setengah detik, geraman lainnya terdengar lagi bersamaan dengan jawaban lain yang membuat Luke tampak perlu berfikir panjang mengenai jawaban polos tersebut. “aku tidak baik-baik saja. tidak tidak.” Songjin menggeleng begitu meyakinkan. “tidak. Aku serius. aku sedang tidak baik-baik saja.”

songjin menghela nafasnya. Lalu menarik oksigen begitu banyak dari sekitarnya. Matanya tetap lurus memandang kedepan. Lebih tepat pada arah kamera-kamera menyorot wajah Kyuhyun yang tampan. Yang membuatnya begitu sesak nafas melihat betapa dimatanya kali ini, Kyuhyun tampak begitu berkilauan.

“24 tahun aku mengenalnya, melihat wajahnya kesana kemari. Disana disini, dimana-mana… kenapa baru kali ini aku sadar?”

Luke mengerutkan keningnya lama. Memandang Songjin, lalu ikut menoleh pada arah jarak pandang wanita barbar itu. Kyuhyun.

Lelaki yang sedang menjadi sorotan banyak kamera untuk melakukan pemotretan bagi cover majalah Men’s health edisi bulan Juli nanti.

Kyuhyun tampak tampan dengan balutan kemeja putih ketat yang membentuk tubuhnya. Mencetak lekuk-lekuk tegas milik pria itu. Dengan lengan tangan yang panjang digulung mencapai siku. Lalu pada sesi pemotretan lainnya, kemeja itu dilapisi lagi oleh stelan jas hitam lengkap dengan dasinya.

Seorang wanita penata rambut selalu menyambangi Kyuhyun setiap lima kali blitz menyapa. Merapihkan rambut yang sebenarnya masih tampak rapih, atau entah itu adalah alasan wanita itu untuk menyentuh apa yang biasanya, hanya dapat Songjin sentuh saja.

“sadar apa?” Luke tampak tertarik, bersedekap memutar tubuh menghadap Songjin saat ini. terlihat berfikir keras mencoba memahami mengapa Songjin terlihat seperti seorang fangirl saat melihat idolanya langsung dari jarak yang sangat dekat.

“kalau dia tampan sekali.”

“Huh?”

Songjin membuang wajah pada Luke cepat, “Kyuhyun. Dia terlihat tampan sekali kali ini. itu… aneh kan? padahal aku selalu melihatnya setiap hari dan tidak pernah ada yang special darinya. Baru kali ini aku benar-benar sadar.” Tukas Songjin begitu mudahnya. Begitu lancar deretan pujian itu melolos dari mulutnya dan tidak tampak takut apalagi malu jika ada yang ingin menertawakannya.

Songjin mengacak rambutnya kali ini. nafasnya mulai menjadi lebih berat dan wajahnya semakin memerah saja. “astaga!” torehnya sedikit kesulitan untuk berbicara. “aku bisa gila kalau lama-lama disini.”

Maka demi segala alasan baik yang menyokongnya, Songjin melimpahkan tumpukan jaket dan pakaian milik Kyuhyun, yang Kyuhyun pakai saat sebelum pemotretan itu dimulai kepada Luke.

“ini kau pegang saja Oppa. Aku harus mendapatkan udara segar.”

“tapi pemotretan sudah akan selesai. Tunggulah sebentar lagi.”

Songjin menggeleng cepat menolaknya, “tidak bisa. Aku bisa mati kehabisan nafas kalau terus disini.”

“Yaah! Songjin!”

** **

Saat itu jari-jari lentik Songjin lengkap dengan kuku yang cantik berkilauan berwarna-warni itu sedang mengutak-atik pspnya. Menekan tombol-tombol disana dengan beringas. Tidak perduli lagi jika saja psp itu akan jebol atau lecet disana-sini.

Bibirnya sesekali mengerucut lalu berdecak tidak terima saat dirinya sedikit lengah dan manusia virtualnya tanpa sengaja terkena pukul oleh lawannya.

Tingkat keseriusan wanita dengan kadar ke beringasan yang tinggi itu sedang cukup awas, walau kurang awas ketika sentuhan dingin mengejutkannya. Menjatuhkan psp hitam dengan kilauan bebatuan berwarna pink yang menutupi warna hitam disana.

“Sial!” dengusnya dengan nafas memburu. Entah Kyuhyun dengan ice cream ditangannya, sebagai tersangka utama yang mengejutkan dirinya, atau tingkah Kyuhyun lah yang membuat manusia virtualnya mati karena habis dipukuli oleh lawannya, atau mungkin karena alasan lain.

Apapun itu, Songjin benar-benar terkejut seperti baru saja melihat hantu. Lalu menggeram kesal karena psp-nya jatuh mencium tanah langsung tanpa perantara. “KAU—!!” telunjuk miliknya berhenti didepan hidung mancung Kyuhyun.

Wajah Songjin tercetak tegas dengan rahang yang mengeras menahan kekesalan. “kalau psp-ku tergores, kau harus membelikan yang baru! Benar-benar menyebalkan!! Kenapa harus mengejutkan seperti itu!!”

Kyuhyun yang dihujani omelan tidak tampak terintimidasi. Bahunya bergerak malas menanggapi makian Songjin ketika bokongnya mendarat dikursi yang sama dengan istrinya itu. Menyerahkan ice cream ditangannya, kepada Songjin dan walau sedang kesal bersungut-sungut, toh Songjin tetap saja tidak bisa untuk tidak terpikat dengan ice cream dari pria yang sering meraup bibirnya secara tiba-tiba itu.

“kenapa aku harus membelikanmu yang baru? Kau bisa memakai milikku kalau kau mau.”

“pelit!”

“bukannya pelit, tapi berbagi. Dan seharusnya kau berbagga hati karena aku tidak pernah sudi membagi milikku dengan siapapun. Jadi kalau aku merelakan psp milikku kau sentuh, take that hint. You must be someone special.”

“Cih!!”

menolak untuk merasa tersanjung, Songjin lebih memilih untuk memungut pspnya saja ditanah lalu melumat ice creamnya sambil menggerak-gerakkan kaki kesana kemari tanda bahwa wanita itu begitu menikmati apa yang sedang lidahnya kecap.

“sudah selesai semua?”

“ya.”

“jadi apalagi jadwalmu?”

“Tidak ada.” Kyuhyun menyandarkan tubuhnya dipunggung kursi untuk bersantai sejenak. “aku bisa saja kembali kekantor, atau melakukan hal yang lain.”

Pria 27 tahun itu menjalankannya tangannya perlahan-lahan melalui atas punggung kursi hanya untuk merangkul wanitanya secara diam-diam agar tidak tersembur omelan lagi mengingat mendadak, wanita bernama Songjin itu sedang seperti kerasukan setan saja memarahinya meledak-ledak hanya karena sebuah psp.

“melakukan hal yang lain apa?”

“entahlah. Kau ingin melakukan apa?”

“aku ingin pulang.”

“pulang?” Kyuhyun tampak terkejut seperti jawaban singkat Songjin tadi, bukanlah jawaban yang ditunggu-tunggunya. “kenapa pulang?”

“kenapa harus protes?”

Songjin melirik Kyuhyun melalui sudut matanya jengah. Menjilat ice creamnya lalu perlahan-lahan beranjak pergi meninggalkan tempatnya. Hampir. Kalau Kyuhyun tidak menarik tudung hoodienya. “tunggu!” cegah pria itu cepat-cepat. “kau tidak ingin melakukan apapun?”

Songjin sibuk membenarkan jaketnya yang jadi berantakan berputar kesana kemari karena Kyuhyun menariknya tadi, sedikit kesulitan karena wanita itu tidak bersedia memindah tangankan ice cream cokelat miliknya pada siapapun saat dia sedang bekerja seperti itu. “tidak!” ketusnya bersuara meninggi.

Kyuhyun diam menggosoki dagunya yang kasar. Bercak abu-abu tampak tipis mengingat pagi ini dia belum bercukur tuntas. “kalau begitu.. kau ingin mengatakan sesuatu padaku?”

Kini Songjin lah yang tampak berfikir keras menganai pertanyaan ajuan Kyuhyun padanya, “Huh? Mengatakan apa?”

“mana kutahu. Kau yang ingin mengatakannya, kan?”

Dan Songjin terlihat lebih bodoh daripada sebelumnya saja. Kyuhyun pun semakin diam. Bersedekap seperti menunggu wanita barbarnya memberikan reaksi lebih padanya.

“apa sih?”

“aku tidak tahu. Apa yang ingin kau katakan?”

“mengatakan apa?”

Bahu Kyuhyun bergerak malas. Entah malas bermain tebak-tebakan lagi, atau malas menanggapi kebodohan Songjin yang semakin menjadi membuat utasan tali didalam otaknya yang minimalis itu tidak bersentuhan lagi.

Kyuhyun bergerak pelan ditempatnya. Menegapkan tubuhnya, tersenyum kecut tampak sedikt ragu untuk mengataknnya, “entahlah.” Ujarnya tampak repot. “mungkin tentang aku yang tampan?”

Kyuhyun berbicara dengan batuk yang sengaja dikeluarkannya untuk menyamarkan suaranya hingga Songjin memunculkan kerutan dikening, “kau bilang apa?”

Kyuhyun merapihkan jaket kulit ditubuhnya berulang kali dan terbatuk lagi, “aku tampan.”

“apa?”

“AKU TAMPAN!” kesal dengan Songjin yang berulah, Kyuhyun akhirnya menyudahi batuk tololnya dan menggantinya dengan suara lugas dan jelas. Gurat kepuasan tampak jelas ketika mendapati wajah Songjin yang mendadak tegang lalu perlahan-lahan memunculkan semburat kemerahan jelas, dan semakin jelas saja.

seketika saja Kyuhyun ingin tertawa kencang melihat Songjin bagai patung batu selamat datang, “aku tampan lalu apa? Kau kenapa? Sesak nafas? Huh?” Kyuhyun melipat tangan dan bersandar dikursi menikmati keterkejutan Songjin yang cukup jarang ditemuinya ini banyak-banyak.

“aku tidak bilang begitu.” Bibir Songjin bergerak tipis saja saat mengatakannya. Ice cream miliknya benar-benar sudah dilupakannya begitu hantaman rasa malu karena merasa baru saja bertingkah konyol dan tolol mengatakan apa yang dirasakannya didepan orang yang tidak bisa menjaga mulutnya, lantas pasti menceritakan segalanya kepada Kyuhyun itu seperti menamparnya habis-habisan.

“Oh ya?”

“A—aku tidak bilang begitu. Sungguh.”

“uh-huh~” Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya sekenanya saja. sisanya dia sedang menahan tawanya agar Songjin tidak kepalang malu, menyadari wanitanya itu sedang merasa kalah telak ampun-ampunan.

“aku bilang..” mata Songjin berputar keatas saat wanita itu berfikir keras mencari alasan. “kau terlihat cocok dengan stelan kemeja dan jasmu tadi. begitu.”

“uh huh,” angguk Kyuhyun masih memberikan waktu lama kepada Songjin untuk lebih memerahkan wajahnya lagi. “lalu??” tanggapnya santai.

Songjin mengigiti bibir bawahnya lama, “lalu itu saja.” ucapnya cepat-cepat. Menelan ludah sambil memperhatikan sekitarnya. Orang-orang yang berlalu lalang membawa peralatan pemotretan tadi seperti lampu dan semacamnya.

Lalu melirik sinis pada Luke dari kejauhan, terlihat sedang tersenyum kepadanya sembari memasang sunglasses begitu keparat. “sialan.” Gerutu Songjin pelan. “kau mau ice creamku?” lalu menyingkirkan rasa gugup, Songjin membuka suara lagi. “bagaimana kalau kita pulang saja sekarang?”

Kakinya perlahan-lahan bergerak berjalan mundur menjauhi Kyuhyun dengan ice cream yang telah meleleh kemana-mana hasil ulahnya. “pulang?” Kyuyun terlihat geli sekaligus santai menanggapi Songjin kali itu.

Menarik wanita itu lebih dekat dengannya sekaligus mencegah agar Songjin tidak terjembab jatuh karena berjalan mundur semaunya. “kenapa harus pulang?” Tanya Kyuhyun ragu. “kenapa tidak… kita kencan lagi saja?”

“huh?”

wajah Songjin semakin terasa panas. Wanita itu membuka mulutnya kecil untuk bernafas, karena merasa sial, hidungnya tidak lagi bisa bekerja sama untuk mengeluarkan dan memasukan oksigen serta karbondioksida baginya.

“kencan.”

“huh?” seperti baru melihat presiden amerika melintas didepan matanya, Songjin hanya dapat mengerjab tolol dengan mulut nyaris mengaga.

“kau mendengarku, sayang.”

“huh?”

Kyuhyun mengulum senyumnya, melemparkan ice cream ditangannya kedalam bak sampah disampingnya lalu mengeluarkan sapu tangan dari sakunya untuk membersihkan lelehan lengket susu berwarna cokelat yang mengotori tangannya itu. “jadi kali ini apa? Menonton? Atau makan malam romantis?”

“huh?”

“huh? Kenapa harus ‘huh?’ kenapa tidak, ‘iya!’” Kyuhyun tersenyum lagi. “ayolah, kali ini bukan kencan dengan modal terbatas, aku janji.”

Kyuhyun menarik tangan Songjin dan membersihkan lelehan yang sama, yang terjiplak pada tangan Songjin juga.

“tidak~”

“tidak apa? Tidak sabar lagi atau tidak ingin berlama-lama disini lagi?” Kyuhyun lebih gencar meledek Songjin.

Usai dengan pekerjaannya, pria itu tersenyum melipat tangannya lagi dan memperhatikan ulah istrinya yang sedang memegang dua pipinya tampak semakin konyol saja, “tidak bisa bernafas…” Songjin berkata begitu lirihnya. Yang kini, membuat Kyuhyun tampak heran bukan main, “huh? Apa?”

102 thoughts on “[KyuJin Series] She’s Blown Away

  1. Ya ampun….
    Kyaknya bukan cuma songjin yg sulit bernafas kalau liat kyuhyn kyak gitu…huaaa bisa pingsan akunya…
    wkwk#plakk

    Kapan sih songjin gak bersikap konyol??! Jarang dh kyaknya,…kkk
    Apa lagi wktu kyu ngajakin songjin kencan,.. Ehh taunya dia jwab tidak….dan lanjutannya “tidak bisa bernafas…” sumpah ngakak bacanya..

  2. itu salah ketikkah? ga ngerti apa maksudnya “lelaki kaukasian” itu? o.Oa ada bbrp salah ketik lg hhe^^v
    hasyalaaaaaaaaaaaaam jg songjin sesak napas saking terpana’a sama ketampanan kyu? seSUJU aq jg hhhhhhh 😀 coba ada foto asli’a kyu d majalah Men’s Health pasti Sext bgt >O< :* emg dr lahir kyu ud ganteng bgt songjin 😀 hhhhhhhh #preet
    hrs'a part ini dkasih judul "HUH" aj wwwwwwww

  3. aahaahhahaha ngakak! kayanya sebanyak ff yg udah aku baca disini gada yg nyeritain kalo songjin bilanh kyuhyun tampan sampe sebegitunya haha ngakak abisssss. aku pikir dia nyekek2 diri sendiri itu ngapain taunya lagi liat pemotretan kyuhyun???! ngakak abisss sumpahahahahaha mana astaga itu pas di pancing2 sama kyuhyun jg lucu bgt walaupun kesel kenapa huh huh mulu hahahaha endingnya malah jd kyuhyun yg huh hahah sumpah setelah td baca yg sedih2 lgs baca ini jd ngakak asli hahahah

  4. Gue juga gitu kali ya kalo ketemu kyuhyun T___T , ehh ato nggak, malah teriak-teriak XD … Ya ampun beneran ngebayangin kyuhyun begitulahh haisssshh!!!!!!!!!

  5. Ya tuhan songjin,,,,aigooo klo dy bsa mngakui ktampanan kyu dgn bgtu mdah dn lancar palagi ddpn org laenn…q pkir dy bnr2 terpesona tingkat akut…hahahaahahahhah
    kli ini tngkah songjin mggemaskan….

  6. Hahahaha songjin lucu bgt gak mau jujur kalau kyuhyun tampan, padahal tadi sampai cekek lehernya sendiri gara2 liat kyuhyun pakai baju putih yg sexy 😁😁

  7. kyuhyun tmben mau photo”..pa krn luke yg mnta??
    songjin..ta kira np..bilang sesak”..ta pkir nu liat cwo” tmpn..
    bgtu d ledekin nyangkal hbis”an..

  8. turun kali derajat songjin klo bilang kyuh tampan didpn orngnya😂😁😁😁😁😀😀😀 … diajak kencan enga mau songjin songjin kesempatan langkah wkwkwkwkw

  9. kesekian kalinya baca ff disini. udah baca berulang kali tapi ga ada bosannya. aku tidak bisa bernafas wkwk astaga songjin ><

  10. Pas bca awal ku kira songjin sesak nfas krna sakit, eh tau nya krna liat ketampanan kyuhyun, sumpah songjin itu knyol bngt, ada2 aja . 😀

  11. sesak nafas untung songjin masih nafas~~ wkwk…… ciee songjin di ajak kencan 😂😂😂 tambah sesak deh ntu nafas😂😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s