[KyuJin Series] Perspective ‘The Couple’


GSD

Perspective {from the couple}

Cho Kyuhyun | Cho Songjin | Choi Siwon | Lee Sungmin

PG-13

per·spec·tive {pərˈspektiv/}

a particular attitude toward or way of regarding something; a point of view

[The Couple]

“Kalau pangeran memiliki pasangan seperti Seohyun, mungkin pangeran tidak akan pernah sudi keluar dari istana, karena hiburan didalam istana sudah sangat memuaskannya”

“pasta ini sungguh sangat lezat!”

“yeah—“

“ini sama seperti masakanku kemarin lalu yang kau tolak mentah-mentah itu, kau tahu?”

Kyuhyun diam tak sedikitpun berniat menjawab dengan suaranya. Tapi didalam hatinya, dia memang mengiyakan tanpa penyanggahan sedikitpun bahwa memang, masakan yang pihak catering sajikan kali ini adalah salah satu menu masakan yang pernah Songjin buat kemarin lalu.

Ravioli seared albacore tuna.

Sama persis. Songjin membuatnya dengan tampilan, yang kebetulan memang sebagus itu. Nyaris sama seperti yang Kyuhyun lihat dipiring tiap ravioli seared albacore dipesta perayaan ulang tahun Millennis kali ini. “kau menyesal tidak memakannya!” kalimat akhir Songjin lebih pantas terdengar bagai ancaman saja untuk Kyuhyun.

Sedangkan pria tinggi itu sendiri, tak ingin banyak berdebat dengan istrinya kali ini. Kyuhyun sedang merasa tak sehat. Tubuhnya sedang terasa lemas. Tenggorokannya sakit dan udara kali ini, cukup membuatnya terbatuk berulang kali serta mengigil sesekali.

“eonni ya~!” seorang bocah berkepang dua berteriak kencang dikursinya. Protes kepada Songjin karena mempause kisah Cinderella yang sedang Songjin bacakan untuknya dan beberapa balita-balita lainnya.

“oke oke! Sebentar!” tangan Songjin terangkat satu sambil wanita itu buru-buru menglap bibirnya dengan kertas tissue. Lalu berjalan cepat dan masuk kedalam lingkaran kursi warna-warni berisi anak-anak kecil yang sebagian besar adalah wanita, sambil tak lupa menyeret Kyuhyun.

Tentu saja. Songjin sedang memmbacakan kisah upik abu Cinderella. Akankah ada pria— sekecil apapun mereka tertarik dengan kisah wanita penuh siksaan, menyedihkan itu?

Ada. Tentu ada, namun tak banyak. Hanya 3 laki-laki saja dan sisa dari keseluruhan bocah laki-laki didalam pesta itu, sedang berkumpul mengelilingi Gyuwon. Wanita setengah pria itu sedang menunjukan gerakkan sederhana bela diri kepada anak-anak lugu tersebut.

Dalam pesta kali ini, Kyuhyun dan Siwon sengaja mengajak banyak anak-anak kurang beruntung dari banyak panti asuhan di Seoul. Bagi Siwon, mungkin ini sama saja seperti bertarung memilih balita yang mungkin akan diangkatnya menjadi anak. Mungkin. Pembicaraan itu sudah ada namun belum menginjak titik pasti.

Sedangkan bagi pasangan orang tua baru disana, Songjin tak lebih dari sekedar bersenang-senang. Mungkin alasan tersederhana mengapa Songjin dapat dengan mudah membaur dengan anak-anak adalah bahwa isi kepala mereka berada digaris yang sama. Sedangkan Kyuhyun, walau Hyun Gi masih terlalu kecil untuk mengerti, dia ingin mengajari putranya berbagi.

Bayi itu sendiri sedang berada ditangan Nyonya Choi, diantara kerumunan wanita-wanita berusia lainnya. Sedang menjerit gemas dengan bayi yang bahkan tak memiliki gigi dan rambut. Yang hanya bisa membalas pujian sederhana, “kau sangat menggemaskan!!” dari beberapa Ahjumma disana dengan cengiran polos. Tak sadar jika sedang dipuji.

Kadang, kaki kecilnya akan menghentak lalu tertawa kencang— bersuara riang. Jika telah seperti itu, Kyuhyun hanya dapat memandanginya saja dari kejauhan sambil tersenyum geli. Dia ingin menyambar putranya dan membawanya berjalan-jalan disekitar halaman luas hotel berbintang ini namun Ibunya tampak sedang sangat menikmati waktu bersama dengan anaknya, dan Songjin, menariknya— memaksa agar dia menemani wanita itu berkisah dongeng, dan memaksanya menjadi pengisi suara dadakan.

Pengisi suara ibu peri, tikus, kakak beradik tiri yang kejam, ibu tiri yang galak, bahkan kini, Kyuhyun dipaksa Songjin menjadi suara pangeran sekaligus.

Kyuhyun sungguh yakin bahwa dia tak sebaik itu, namun anak-anak berwajah polos dihadapannya ini, sering kali tertawa setelah dia mengisi suara-suara tersebut. Jadi, anggap saja dia melakukan pekerjaannya dengan benar!

“eonni ya~”

“okay!” Songjin berdehem sambil duduk dikursi kecil dihadapan puluhan anak-anak dengan sorot mata memohon tersebut. “sampai mana aku tadi??”

puluhan anak-anak itu segera saling berpandangan. Seorang berkata, Songjin mengakhiri ceritanya ketika pakaian-pakaian Cinderella diambil paksa oleh kakak-kakak tirinya. Seorang lagi berkata, saat Cinderella menangis didepan pintu. Entah menangis karena apa, tapi sungguh menyedihkan nasib Cinderella menangis didepan pintu. Seolah tak memiliki tempat lain untuk meratapi kesengsaraannya.

“Hey Hey!!” Songjin menaikan suaranya lebih kencang untuk menghentikan perdebatan tak berujung kali ini.

“aku ingat!” seorang anak perempuan yang paling tua diantara lainnya, mungkin berusia 7 tahun dengan gigi tak lengkap, ompong pada gigi kelincinya mengangkat tangan. “saat Cinderella lapar dan ingin makan, tapi tidak ada makanan lalu dia pergi kedapur mencari makanan diam-diam!!”

huh?” wajah Songjin berubah menjadi sama tololnya dengan balita-balita dihadapannya. “Memangnya ada bagian seperti itu ya?”

Kemudian Kyuhyun langsung tersedak dengan tawanya sendiri. “sepertinya dia menyindirmu. Cinderella yang malang. Kelaparan dan tidak ada makanan!” Kyuhyun tertawa sangat kencang.

Mendapatkan lirikan tajam tak membuat Kyuhyun urung menghentikan tawa. Tawanya malah semakin kencang, bersama dengan anak-anak kecil lain, yang sesungguhnya tak mengerti apa yang mereka tertawakan. Mereka hanya tertawa karena melihat Kyuhyun tertawa. “— lalu kau ibu tiri yang menyembunyikan makanan agar aku mati kelaparan??”

“eiy, aku sekarang adalah pangeran yang sedang merencanakan sebuah pesta dansa untuk mencari pasangan hidup. Kenapa aku harus mengurusi wanita merana yang kelaparan sepertimu??”

Songjin mendecah sinis menjepit rambutnya kebelakang telinga, “mencari pasangan hidup dengan cara membuat pesta dansa adalah ide terbodoh yang pernah kudengar. Bagaimana kau akan tahu bahwa dia benar-benar mencintaimu hanya dengan berdansa tak lebih dari satu jam saja?”

“mungkin kau benar. Mungkin, aku akan merencanakan hal lain setelah berdansa dengannya!”

“seperti menidurinya, agar kau tahu seperti apa kerjanya diatas ranjang untuk memuaskanmu?”

salah satu sudut bibir Kyuhyun tertarik tinggi menanggapi komentar sinis istrinya. Jika ini bukan sedang didepan anak-anak polos seperti ini, sungguh, percayalah bahwa Kyuhyun akan mencekik Songjin hingga wanita itu sesak napas.

Dan hei, sepertinya topic ‘ranjang’ harus segera diubah sebelum muncul pertanyaan baru, dari perkacakapan yang mereka buat dan anak-anak ini dengar seperti, “mengapa pangeran ingin meniduri Cinderella? Apa Cinderella perlu diberikan nyanyian pengantar tidur, atau cerita-cerita seperti mereka biasanya?”

Ah— kadang kebodohan Songjin dapat menular jika pertahananmu tak kuat.

“tidak sejauh itu. Mungkin prosedur dasar tentang mengisi perut.” Tukas Kyuhyun berdehem sedikit gugup pada awalnya, bicara dengan Songjin namun memerhatikan berulang kali ekspresi-ekspresi anak-anak dihadapannya.

untunglah mereka masih belum memahami apa yang orang tua baru itu sedang lakukan.

“memasak.”

“Oh—“ Songjin masih saja sinis. “sayang sekali. Aku tidak bisa mendaftar kalau begitu.”

“kukira ya.” Angguk Kyuhyun setuju. “tapi gadis cantik jumlahnya sangat banyak. pasti akan ada banyak gadis lainnya yang mampu melakukannya.”

“yeah—“ mata Songjin berputar malas, lalu tak lama, dari duduknya wanita itu setengah melompat, “bagaimana dengan Seohyun? Dia sungguh sangat cantik dan pandai memasak. Aku jamin pandai memuaskanku diranjang dan tidak perlu membuatmu menarik urat ketika sedang berbicara. Seo Joo Hyun, akan menjadi Cinderella pertama dengan kecerdasan diatas rata-rata! Iyakan!!”

“well— dengan kemampuan seperti itu, aku lebih yakin dia mampu melakukan segala hal sempurna tanpa bercela. Kalau pangeran memiliki pasangan seperti Seohyun, mungkin pangeran tidak akan pernah sudi keluar dari istana, karena hiburan didalam istana sudah sangat memuaskannya. Pangeran tidak perlu membayar mahal juru masak karena dia tahu, dia telah memiliki juru masak yang dapat diandalkan dan kurasa pangeran mati dengan bahagia. Kau tahu??” Kyuhyun menyipitkan matanya memandangi seluruh lekuk wajah Songjin seksama, tak terlewat sama sekali, lalu berhenti tepat dibibir pink istrinya.

“mungkin, Seohyun akan menjadi Cinderella pertama yang mampu membuat ravioli seared albacore tuna! Dengan sempurna!!”

cukup. Cukuplah sudah perdebatan konyol tak bermakna kali ini. mata Songjin telah terasa panas serta membengkak. Sesunguhnya tangannya ingin sekali melayang, menggerayangi wajah Kyuhyun membuatnya lebam jika dirinya sanggup. Namun dihadapannya kini, terdapat banyak sekali anak-anak yang rasanya tak perlu diberikan tontonan kekerasan seperti itu. Tak pantas.

Maka ketika Kyuhyun masih sibuk menyeringai puas mendapati kemenangannya saat Songjin tertangkap basah diam seribu bahasa usai dia berbicara, Songjin meletakkan kembali buku cerita tebal bergambar dan berwarna-warni itu diatas kursinya. “aku pergi dulu. 5 menit.” Katanya buru-buru. Suaranya telah bergetar dan serak. “tidak-tidak. Maaf. Maksudku. 10 menit. 15.. sebentar saja.”

Erangan protes, kemudian dikeluarkan bocah-bocah tersebut karena cerita harus lagi-lagi dipause oleh pembacanya, sedangkan mereka telah terlalu penasaran dengan cerita selanjutnya, namun banyak diantara mereka yang masih belum bisa membaca, atau belum lancar membaca.

Kalaupun bisa, cerita tidak akan menjadi seru seseru seperti Songjin yang membacakannya, dengan sound-effect dan berbagai suara-suara lucu.

“Ya!” tak lama Kyuhyun pun ikut protes atas kepergian Songjin untuk kesekian kalinya. Dia ingin sekali menarik pakaian wanita itu agar wanita itu kembali duduk disampingnya dan melanjutkan kisah sederhana ini. berkata bahwa Cinderella dan pangeran akan hidup bahagia selama-lamanya, dan tamat. Lalu bergegas pergi menghampiri Hyun Gi, dan bermain dengan bayi laki-lakinya.

Sayangnya, Songjin seperti angin— berjalan begitu cepat, bukan berlari, tapi tak tergapai karena bergerak terlalu cepat. Lalu wanita itu dihampiri dua lelaki berwajah tak sesuai dengan usia dan berlesung pipi dengan sebuah balon pink besar.

“SONGJIN! CHEESE!!!”

DUARRR!

Balon tersebut pecah tepat didepan wajah Songjin. Ada keheningan yang sesaat mengisi ruang pesta tersebut. Mata-mata berkedip, lengkap bersamaan dengan raut-raut sama terkejutnya sempat memenuhi meja panjang berisi minuman yang didepannya sedang terdapat 3 orang.

2 orang konyol yang begitu pintarnya meledakkan sebuah balon berukuran jumbo didepan wajah seorang wanita dan satu lagi adalah korban. Tak tahu apa-apa, namun mendapatkan lirikan tajam dari sepasang mata wanita paruh baya saat air mata mulai meluncur dari dua mata besarnya.

Songjin menangis bukan main kencang. awalnya dia menutup wajahnya dengan tangan, sebelum Siwon menarik-tariknya sambil mengerang meminta maaf, “ya~ aku ‘kan hanya bercanda kenapa kau menangis seperti ini?”

Sedangkan Sungmin mendadak, menjadi sama paniknya seperti Songjin. Menarik tangan kanan Songjin terus-menerus, “Songjin? Maaf, apa itu mengejutkanmu??” pria itu melemparkan pertanyaan yang jelas-jelas dia tahu jawabannya, walaupun sungguh, sebenarnya bukan karena balon sialan itu Songjin menangis. “benar-benar mengejutkan ya? Astaga! Aku benar-benar menyesal~”

“Songjin maaf—“ keduanya, tersangka utama disana sedang berusaha— merengek, mengemis kata maaf dari korbannya. Terlalu sibuk hingga tak menyadari Kyuhyun yang perlahan datang bagai pahlawan kesiangan, memeluk wanita itu. “sudah sudah, itu hanya balon.” Katanya tenang mengusapi punggung Songjin lembut.

Gerakkan Songjin cukup cepat untuk menjauh beberapa jengkal dari tubuh yang sebenarnya begitu disenanginya tersebut, namun tidak kali ini.

Tangisannya malah semakin kencang dengan kehadiran Kyuhyun disana. Membuat Siwon dan Sungmin kebingungan dan memikirkan adakah kesalahan lainnya yang telah mereka lakukan kali ini.

Tubuh Songjin gemetar. Tangan-tangannya mengepal kencang dan wajahnya memerah. Bukan pucat pasi teori dasar bagaimana rupa seseorang saat mereka terkejut.

Saat itulah datang lagi pahlawan kesiangan, yang jelas tak menunjukan wajah bersahabat. Datang, dan langsung membawa Songjin pergi dari kerumunan. Tak ada yang dapat dilakukan ketiga pria disana termasuk Kyuhyun.

Pria itu bahkan masih bersikeras berfikir mengapa Songjin dapat menjadi histeris seperti itu. Sebuah balon, mungkin akan membuat wanita itu menangis dengan tubuh gemetar, tapi tidak dengan penolakan ketika dia sedang memeluknya.

Songjin tak pernah menolak yang satu itu sejak kapanpun.


LOLOLOL aku janji malem mau post tapi aku ketiduran, dan sebenernya, sejak sebelum subuh sudah bangun tapi kelewat asyik nulis yang lain. masih ada yang belum paham kenapa Songjin nangis? masih masih? nanti aku posting bagian ke 3 nya ya. semoga bisa mudeng -,- kalo enggak juga.. yaudahlah nasib itu mah haha.

btw, ada yang penasaran sama bentuk masakan yang sejak kemarin aku angkat kecerita ini? Seared albacore tuna?

ini adalah bentuk seared albacore tuna buatan koki dipesta Millennis corp:

ini seared albacore tuna buatan Songjin:

well… jadi yah.. gitu hasilnya.. hmm. *no comment*

*ikut mules bareng Kyuhyun*

BYE!

95 thoughts on “[KyuJin Series] Perspective ‘The Couple’

  1. Hello! Gw readers baru disini! Haha asiik jg nih jalan ceritanya, hihih pas buat ngisi waktu di angkot bermacet ria kalo mau prg atau plng kantor! Hehe semangat buat nulisnya yaa! Haha biasanya baca novel doang jd tertarik baca ff krna iseng2 liat ff km jd pnasaran.. Kkk jln ceritanya udh bagus, fresh jangan dibuat lebay yaaak. Kkk btw prmisi baca buat ff mu yg laik yaa.. Kkk thanks ^^

  2. aku udah tau kenapa song jin nangis muahaha
    aku heran deh sama kyuhyun,sikap ke kanak2an song jin yang luar biasa anak2 bgt masih tetep sabar ngejalaninnya. weel itulah namanya cinta mau gimana juga kalo udah ada cinta di dalamnya semua terasa berbunga2(?) hahaha ngawurrrr

    dan untuk song jin,karakter eonni aku sukaaa kadang kekanak2an kadang bersikap dewasa. aku belum ngerasain nih adegan song jin sama hyun gi hmmm …

  3. galuh, boleh aku jujur? aku rada sedikit geli dengan songjin di postingan awalmu yg The Perspective-The Parents, ya Tuhan dia gak malu sm anaknya, cuma gara2 balon pink dia nangis. aku sih emang termasuk orang yg hobby nangis, cuma pasti malu kelas berat kalau kudu nangis di depan orang banyak, apalagi di tengah anak kecil. Cuma setelah aku baca ini, aku ngerasa kalau Songjin udah mulai menahan emosinya saat dia lg ngomong sm Kyuhyun. Songjin nangis karena dia ngerasa kalau dia gak pernah bisa sesempurna sosok seohyun, dan menurut dia seohyun lah yg pantas untuk dijadikan istri kyuhyun. Cuma tetep lah harga diri klu harus nangis di depan orang banyak, hihihi

    Berharap banget makin hari songjin makin bisa dewasa, sehingga dia bisa dianggap PANTAS untuk menjadi seorang istri serta seorang ibu. Meskipun kyuhyun bisa terima dia apa adanya, tapi dia tetap seorang ibu yg kelak pasti akan jadi contoh buat anaknya, PASTI itu 🙂

  4. ini diantar siwon,sungmin,kyuhyun ma songjin ndak ada yang sesuai umur…aneh semua…kekanak-kanakan melebihi Hyun Gi….
    oh…pengen nyubit baby hyun gi…ntar kalau gede ganteng kysk bapaknye ya.. tapi jgn punya sifat kayak Songjin…cukup Songjin aj yg ajaib,jgn ada yg laen lagi,bisa pusing itu Kyuhyun

  5. Kalo dipikir” dengan logika.. Kisah cinderela seperti memang mengada”.. Wkwk alias dongeng banget.. Tp justru karna cinderela ini bikin banyak cewek di dunia jd berhayal yg macam”…
    Dan Songjin salah satu korban yg kaya sekarang ini.. Korban sakit hati karna Kyuhyun lagi” membandingkannya dengan Seohyun.. Wkwkkw dan bodohnya lagi Kyuhyun malah ga ngerti ya sm sekali.. Tp lucu juga sih.. Itu apa dy ga malu sama anak” panti pake nangis berdarah” gtu..
    Ya ampuun..

  6. Ya ampun songjinn… eh mau nanya dong sama readers lain. Ada yg pernah gk ketawa gk setiap bca crt songjin ? Mau nanya obatnya ap. Soalnya setiap ketawa sendiri baca songjin dikatain heng sama mama hahaha

  7. Ituuuu siapaaaaa?? Siapa yg meluk songjin? Terus songjin nangis kenapa ituu? Apa gara-gara kata-katanya kyuhyun yg cukup menyakitkan hati? Kekekeke, waaaaaaa kasian juga songjin udah orangnya cengeng digituin lagi wkwk

  8. Astaga songjin blak blakan bgt ngomongin masalah suami istri di depan anak kecil-,- jadi ini to awal mula kenapa ibunya marah banget ama songjin ckckck

  9. Hwaaa knp cerita’a singkat bgt.. Pdhal lgi enak2 baca>,,<
    songjin jg kan yg mancing2 perdebatan dgn bwa2 'seohyun' eh tpi malah mewek akhir'a-,-
    seru.. Kompor Gas!

  10. Songjin nangis gra gra kesel sma Kyu ya? muji muji seohyun kya gtu? aigoooo
    Nah.. kebetulan deh Siwon sma Sungmin ngerjaiin Songjin, jadi aja ga bsa nahan nngis lagiii..

  11. Entah kenapa ngeliat foto makanan kedua lebih menggugah selera sebenernya dari yg pertama. Apa karena porsi dagingnya besar dan banyak ???
    Hahhahaha

  12. jadi songjin nangis gegara sebel sama kyu?
    haha, kirain beneran takut balon
    pahlawan kesiangan setelah kyu itu ibunya songjin?
    haha kocak

  13. Wqwqwq ngakak berbuih 😂😂😂 yampun songjiiiinnn emezzzh bangat saya!! Kasian siwon ama sungmin, kebingungan gitu….. hah garagara kyuhyun ini mah, udh tau songjin sensitif kalo menyangkut seohyun ttp aja dipancing heleh heleeh

  14. Astagaaaa….
    Aku pkir tadinya songjin nangis bneran gegara balon meletus, eh tau taunya gegara kyuhyun yg menyinggung tentang seohyun pdahal pasti niat kyuhyun gak serius wktu bilang kyak gitu….
    Gak tau krena songjin emang kelewat tulalit buat sadar kalau kyu cuma bercanda atau krna emang tiingkat ketidak sukaan songjin terhadap seohyun meningkat….wkwk

  15. hhh kyu jd pengisi suara dadakan. dubber kyu B-)
    hmmmm iy bsa aj pnampilan mkanan yg dbuat songjin mirip. tp rasa’a?! dzikir aj smoga ga muntaber abis mkan’a wwwww ^^V piss mbah songjin 😉
    kasian kyu sakit 😥 bsa skit jg epil? hhhh gws kyu :*
    makin gemes ih sama baby hyun >o<
    deuh malesin bgt dah ada s seohyun lg
    ooooh jd gtu toh knp songjin nangis gara2 ba;on. gara2 kyu lg nih songjin nangis. ud mh suasana hati buruk d kagetin balon y aq jg bakal mewek hhhhh 😀
    deuuuuh kyuuu ud dh jng bahas s seohyun itu lh! mual @_@
    beda jauh bgt y seared albacore tuna buatan songjin sm chef . LOL

  16. Hmmm….kesalahpahaman yang diawali dari bercanda hal yang “sensitif”…awalnya cuma menggoda akhirnya penuh derai air mata..pasangan yang lagi tumbuh, dimaklumin dech

  17. Aigoo….kyu keterlaluan jg sih,,mlanjutkan candaan songjin klewat btas……smua org mngira dy nangis krna balon,,nyatanyakan krna kyu!! Yg bawa songjin,,,ae ri nkan????

  18. oh ternyata bukan karena balon toh songjin nangiss, tapi karena perkataan Kyuhyun.. iyalah, songjin nangis.. disindir kaya gtu gimana ga sakit hati

  19. tuuhh..kan..ulah cho kyu..wlo yg mlai songjin sndri…sp suruh bhas seo” tu lgi..kyu yg cm niat godain bini cengeng ny…bkal kesel sndri..hahaha
    pi tu sp yg bwa songjin..donghae, pa chang?? mank chang jg dtg???
    hyun gi g liat eommany ge nangis” tuh???
    ngledekin pi ujung”ny ngenes sndri dgr jwban kyu…pdhal mah tu ga b’laku wat kyu..toh htiny ga bkal dpt trisi nama yg laen..(x y…sotoy we kkk)

  20. songjinnya udh kesal gara2 kyuhyun ehhh ditambah dengan letusan balon tepat di depan wajah. jadilah songjin menangis dengn histeris😂😂😂

  21. Didekati kyu malah nangis kejer.. sungmin ma siwon jadi kebingungan.. ini yg nangis hyun gi pa songjin sih.. dasar songjin lawak. Hhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s