[KyuJin Series] 3rd Anniversary – Lucky!


[VIGNETTE]

LUCKY

Cho Kyuhyun | Cho Songjin | Cho Hyun Gi

PG-13

Married Life, Romance

“you know what’s best in your life? That is finding someone who knows all your flaws, mistakes and weakness, but still thinks you’re completely amazing, Right?”

*

“Do you hear me, I’m talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I’m trying”

 

“Boy, I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard”

 

“Lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again”

 

*

 

Pertengahan Desember, selalu menjadi momok penting bagi lelaki kelahiran Nowon dengan marga Cho— satu-satunya yang tersisa, dan tak ikut terkubur karena kecelakaan ‘misterius’ puluhan tahun silam. Kyuhyun.

Pagi hari di kota Florence Italia, matahari seolah ikut menyemarakan kemalasan dua manusa lainnya dalam hotel berbintang disana selain Kyuhyun, yang tak kunjung membuka mata dan terus menghembuskan napas teratur dengan mata memejam.

Cho Songjin, Cho Hyun Gi.

Dua manusia dengan darah yang sama itu sungguh membuat Kyuhyun merasa percuma, telah jauh-jauh terbang membawa keluarga kecilnya berlibur menghabiskan waktu, sekaligus mencoba merasakan acara pergantian tahun di Negara lain selain Negara kelahiran mereka.

Sayangnya Songjin seolah baru terserang jetlag. Kini tidurnya nyaris tak dapat diganggu. Songjin hanya meringkuk diranjang berlapiskan selimut tebal berwarna pastel. Sedangkan Hyun Gi yang memiliki ranjang mungil sendiri, baru saja Kyuhyun bopong untuk dipindahkan keranjang yang sama dengannya dan Songjin— alih-alih mencoba membangunkan bayi laki-laki tersebut, karena saat ini bukan lagi jam tidur yang sesungguhnya bagi Hyun Gi, namun Kyuhyun meletakan Hyun Gi diatas dadanya— sesekali mengusap lembut punggung bayi mungil itu, sambil dirinya mengaktifkan ponsel yang telah dimatikannya sejak keberangkatan mereka dari Seoul kemarin.

Beberapa detik saja usai ponselnya aktif, puluhan surat elektronik satu persatu masuk berdesakkan. Kyuhyun sendiri memaklumi hal tersebut, adalah satu diantara sekian resiko yang harus didapatkannya jika mangkir bekerja atau pergi tanpa memberi kabar kepada siapapun.

Ada satu surat elektronik menarik yang didapatnya. Kiriman dari mantan kekasih yang kini secara lucu dan telah diduganya, menjadi bagian dari keluarga. Gyuwon.

Adalah sebuah video pendek berdurasi hanya 30 detik namun sanggup membuat Kyuhyun mendadak merasakan sebuah rasa yang aneh. Ingin tertawa, tapi rasanya video itu terlalu melankolis. Ingin menangis, tapi ada beberapa bagian yang menurut Kyuhyun terasa lucu dan agak aneh jika harus mendapatkan tanggapan berupa tangisan.

Namun ada sebuah rasa kepastian yang baru Kyuhyun temukan. Oh— tidak, dia pernah merasakan ini sebelumnya, namun baru sungguh menyadarinya bahwa sesungguhnya, bukan Songjin yang mesti merasakan keberuntungan karena memiliki dirinya yang tampan, cerdas, memiliki kondisi keuangan cenderung stabil dan lebih banyak alasan lain.

Pagi ini, Cho Kyuhyun lah yang baru merasakan keterbalikannya. Dirinyalah yang seharusnya merasa beruntung setengah mati, sanggup (akhirnya) mendapatkan wanita mengerikan ini, walau sungguh, beberapa dari sekian banyak sifat yang Songjin miliki, adalah sebuah keterbalikan dari sifatnya. Seperti… boros misalnya?

Walaupun beberapa orang dari sekitarnya sering mengolok, mencibir dan mempertanyakan kemampuan lebih Songjin selain kemampuan menghabiskan uang dalam waktu singkat. Seperti ibu mertuanya sendiri— ibu kandung dari Park Songjin sendiri misalnya?

Atau beberapa pegawainya yang sering membicarakan serta mempertanyakan apa saja yang Songjin mampu lakukan atau selama ini Kyuhyun hanya terjebak dalam cinta buta pada lekuk tubuh indah Songjin saja, hingga mampu menggeser beberapa fakta seperti kemampuan memasak, mengurus rumah tangga, mengurus anak pertama mereka, sampai pada kemampuan otak Songjin— memangnya siapa yang tak pernah mempertanyakan hal-hal itu?

Namun lucunya, kali ini Kyuhyun benar-benar mendepak seluruh bisikan pertanyaan yang pernah beberapa kali sampai langsung pada telinga Songjin sendiri hingg berhasil membuat mental serta nyali Songjin mendadak ciut.

Begitu polosnya membuat ribuan burung lipat kertas, hanya untuk sebuah harapan konyol, agar Kyuhyun tak lagi ditertawai, karena memiliki istri seorang wanita bodoh— tidak bisa melakukan apapun dengan benar dan hanya dapat menyusahkan saja.

Berkali-kali mencoba membaca buku tebal dengan judul rumit hanya untuk satu tujuan saja, yaitu mencari tahu bagaimana menjadi istri yang baik, namun sesungguhnya Kyuhyun lebih mengerti, bahwa tak ada cara instan untuk menjadi sempurna. Semua perlu dilakukan melalui langkah per langkah. Dan Songjin masih mempelajari hal tersebut, begitupun dengan dirinya— maka jika terdapat kesalahan demi kesalahan, sesungguhnya itu adalah sebuah kewajaran.

Kyuhyun tersenyum lebar memutar ulang video singkat kiriman Gyuwon untuknya. percaya atau tidak, tapi anak laki-laki berusia 6 tahun didalam video itu, tidak akan pernah menyangka jika suatu hari dia akan menikahi anak perempuan berusia 4 tahun didalam video yang sama itu, yang sedang melakukan ketololan tingkat mutakhir saling menari dengan gaya tak tentu dibawah siraman air Choi Ki Ho tanpa sehelai pakaian pun.

Percaya atau tidak, laki-laki berusia 6 tahun disana tak akan pernah mengetahui akan menjadi sebegitu ketergantungan atas kehadiran teman perempuan ‘sintingnya’ partner in crime sejoli sejak anak perempuan dengan rambut pendek sebahu itu masih belajar membaca dan sering diusilinya lantas memberikan jawaban yang salah alih-alih memberi tahukan jawaban sesungguhnya hanya untuk membuat anak perempuan itu dimarahi oleh orang tuanya, lalu si bocah laki-laki itu dapat tertawa senang melihatnya.

Percaya atau tidak, bocah lelaki dan perempuan itu tak pernah tahu jika dimasa depan akan begitu kompak, sanggup membuat manusia lainnya begitu menggemaskan yang kini dinamai Cho Hyun Gi.

Dan percaya atau tidak, keduanya tak pernah menyangka, akan saling merasakan jatuh cinta— lebih buruk daripada sekedar kisah picisan Romeo-Julliet, atau Jack-Rose di Titanic, atau berbagai kisah roman mengenaskan lainnya.

Kyuhyun kecil, tak pernah tahu jika dimasa depan, tanpa sengaja poros hidupnya yang sempat hilang akan kembali dengan cara yang lebih baik dengan cara yang tak pernah sekalipun diduganya.

Sepertinya, masa depan memang tak ada yang tahu, bukan? itu adalah bagian terbaik dari hidup.

** **

“They don’t know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I’ll wait for you, I promise you, I will”

 

*

“wake up sleepyhead~ don’t you wanna eat something? Or just walking around since its your favourite place??” bisik Kyuhyun ditelinga Songjin lalu mengecup-kecup pipi hangat disana beberapa kali banyaknya.

Pukul 11:50 waktu Italia, namun Songjin agaknya terlalu mencintai ranjangnya.

“huh?”

Kyuhyun tak menjawab. Lebih dulu memerhatikan betapa sulitnya perjuangan Songjin membuka mata, walau pada akhirnya, Songjin tak sanggup melakukan lebih lama hingga memejam lagi setelah dua detik terjaga. “happy 3rd anniversary, by the way.” Kyuhyun lantas tersenyum lebar.

Ada sebuah mawar merah yang Kyuhyun letakkan diantara dadanya, dan depan wajah Songjin persis. Hasil mencomot sembarang dari ruang tamu kamar hotelnya yang terletak disebuah vas Kristal— samping mangkuk buah.

Kyuhyun menyengir, “aku mengambilnya dari ruang tamu depan.” Akunya penuh kepolosan menghasilkan tawa kecil Songjin, serta anggukan lemah karena nyawa masih belum seluruhnya terkumpul.

happy 3rd anniversary,” tidak mendapat tanggapan memuaskan, Kyuhyun mengulang ucapannya lagi, menggunakan cara lebih baik, lebih lembut, lebih manis yang sungguhlah membuat Songjin merasa mual sejak didetik pertama Kyuhyun mengucapkannya, namun lucunya, Songjin hanya diam mematung sambil memeluk selimutnya.

Memandangi wajah tampan rupawan Kyuhyun— mendadak merasakan napasnya tak bekerja secara teratur lagi. Alih-alih menyembunyikan rasa malu, Songjin tertawa mendesakkan wajahnya pada selimut serta guling dipelukannya kala mendengar Kyuhyun mengatakan, “aku mencintaimu,” padanya beberapa kali.

Cheesy Cho..

Diwaktu yang sama, Kyuhyun ikut tertawa bukan karena merasa malu baru saja bersikap cheesy, namun melihat reaksi Songjin usai dirinya lebih dulu mengungkapkan betapa dirinya begitu mencintai wanita barbar tersebut. “sungguh.” Kata Kyuhyun disela tawanya.

“sampai kau memiliki keriput, rambutmu memutih, kulitmu mengendur—“ Kyuhyun menghela napas, “sampai kau sulit berjalan dan membutuhkan tongkat,” lalu tertawa dengan gigi putih sempurna. “sampai kau menjadi pikun dan tidak ingat lagi siapa namamu— aku akan terus bersamamu.”

“ya ampun.” Runtuk Songjin, terkejut pelan disela desakan wajah pada selimut yang semakin kencang saja. bulu kuduknya meremang. Sejak kapan Kyuhyun menjadi sungguh manis seperti ini?

terakhir kali Kyuhyun melakukan hal manis, ada keinginan lelaki itu yang tersimpan dibelakangnya. Terakhir kali Kyuhyun semanis ini, adalah ketika Kyuhyun memohong Songjin dengan sangat agar Songjin pelakukan persalinan dengan cara Caesar saja, bukan persalinan normal seperti wanita pada umumnya.

Songjin masih belum dapat menebak, permintaan macam apa yang Kyuhyun simpan dibalik kalimat-kalimat manisnya kali ini, namun satu yang pasti, Kyuhyun tak akan pernah tahu jika nyawanya yang baru saja kembali ini, telah melayang lagi separuh karena ulah keparatnya.

“aku tidak bisa menjanjikan akan terus mencintaimu, karena well, tidak ada yang tahu masa depan. Tapi setidaknya, aku bisa menjanjikan hal lain yang tidak kalah penting, yaitu komitmen. Aku berkomitmen untuk terus bersamamu, sampai kau sendiri yang memintaku untuk melepaskanmu, pun itu kurasa tidak akan mudah—“

mata Kyuhyun menyipit memandangi bahu Songjin bergerak-gerak. Entah tertawa, entah menangis. “aku bukan tipe orang yang mudah disisihkan, kalau kau belum tahu.” Seringaian muncul disudut bibir Kyuhyun.

“tapi sejauh ini, kau membuatku merasa seperti remaja ingusan yang baru mengerti bagaimana rasanya jatuh cinta.” Lanjut Kyuhyun kini menerawang, “agak menjijikan dan sebenarnya, aku tidak tahu itu akan berlangsung sampai kapan. tapi sejauh ini, kau membuatku terus merasakan hal itu— kau…. penyihir? Kau seperti baru mengayunkan tongkat sihirmu sambil mengatakan wingardium leviosa didepan wajahku.”

Kyuhyun mencolek bahu Songjin memaksa Songjin membuka wajah untuknya, lalu barulah Kyuhyun tahu gerakkan pada bahu Songjin adalah tawa Songjin hingga wajah wanita menyeramkan itu memerah. “itu mantra untuk menerbangkan sesuatu, Kyuhyun-ah!”

“Oh, atau, avada kedavra?”

“itu mantra untuk membunuh—“

“jadi bukan? Kukira aku pernah melihat Herminone memberikan mantra agar Ron Weasley jatuh cinta—“

“Hermione tidak pernah melakukan—“ tiba-tiba Songjin termenung curiga, “kau— menonton serial Harry Potter?”

“Huh?”

“kau menonton Harry Potter!!”

Songjin terbahak-bahak mencela wajah terkejut Kyuhyun kala tertangkap basah tengah membeberkan aksi curi-mencuri waktu untuk menonton beberapa film melalui dvd.

Songjin terlebih curiga, mungkin Kyuhyun menghabiskan waktu dikantornya hanya sebagai alih-alih menonton koleksi dvd-nya saja.

“aku tidak—“

“hentikan-hentikan” pinta Songjin memegangi perutnya, “kau menjijikan aku tidak sanggup lagi perutku sakit, Kyuhyun-ah!”

Kyuhyun termenung merasa heran, sesungguhnya taka da sedikitpun dari kalimatnya yang ditujukan untuk membuat suatu lelucon. Kali ini dirinya ingin sedikit lebih serius, namun agaknya Songjin tak akan pernah memahami kerja keras serta degub jantung kencangnya tanda keseriusan itu sedang sungguh-sungguh Kyuhyun lakukan.

Tak apa. Yang paling penting ada semburat tawa ringan hingga riuh yang kemudian Songjin keluarkan untuknya. itu jauh lebih baik daripada derai air mata berlebihan.

“tapi, terimakasih bunganya.” Ujar Songjin disela tawa miliknya. “dan— waktunya. Dan… Florence.” Mata Songjin mengelilingi kamar hotelnya dengan desain dan dinding berisi lukisan klasik. Jendela yang telah terbuka, menampilkan langsung pemandangan Florence dipagi hari. Tak pernah sekalipun terbayangkan olehnya bahwa dirinya sanggup mendatangi Negara kesukaannya sejak awal mengenal aktivitas gambar menggambar dengan cara manis seperti kali ini.

dan percayalah, sesunggunya Songjin baru mengingat jika hari ini adalah hari peringatan pernikahannya sendiri, jika saja Kyuhyun tak mengatakannya— mungkin dirinya memang tak akan pernah ingat.

Lagipula, tiap tahun pada tanggal 20 desembar-nya tak pernah berjalan mulus dan selalu terdapat keributan-keributan diantara dirinya dan Kyuhyun, entah mengapa.

Songijn tersenyum, mendapati tahun ini terasa berbeda. Tak ada keributan. Setidaknya, marilah syukuri keberhasilan sederhana itu dulu.

Kemudian Songjin mulai merapatkan tubuhnya, alih-alih merasa dingin dan selimut tak lagi dapat membuatnya merasa hangat, bibirnya lantas mengamit bibir tebal— bawah milik Kyuhyun lebih dulu. Menarik pakaian Kyuhyun perlahan-lahan agar pula ikut mendekat padanya, lalu melahap keseluruhan bibir Kyuhyun— tak lagi secara perlahan.

Seperti, oh, ini pagi hari dan perutnya lapar, lalu omong-omong, ada santapan lezat, lebih lezat dibandingkan setangkup roti bakar keju buatan entah siapa dinakasnya.

“I love you.” Kyuhyun dapat merasakan bibir Songjin bergerak didepan bibirnya kala wanita itu berbicara padanya. Ada tawa kecil yang akhirnya Kyuhyun berikan, mengingat Songjin selalu meletakkan harga diri teramat tinggi hingga tak pernah sudi mengatakan hal seperti itu terlebih dulu.

Anggaplah ini berkat akumulasi perbuatan baiknya selama 6 bulan kemarin, hingga saat ini. “I Love you too” Kyuhyun menyahut santai, kembali meraup bibir Songjin usai Songjin melepaskannya selama beberapa saat.

“I love you more.”

“Nope. I love you most.”

Lantas tiba-tiba Songjin mulai mendengus, “I love you most.” Ucapnya tak ingin kalah, namun Kyuhyun pun sedang tak ingin kalah kal ini. maka kemudian Kyuhyun menyerang usai Songjin mengatupkan bibir— berkata, “No no. I am. I love you most.”

Seolah lupa dari mana Songjin pernah mempelajari bahasa selain bahasa Ibu dan mampu mengucapkan secara baik dan benar, Kyuhyun dirundung rasa panic tak ingin kalah kembali berkata, “No, its me. I love you most.” Lantas tak lama, Kyuhyun merasakan nyeri diperutnya kala mendapatkan sebuah tonjokkan kencang Songjin menggerutu meyakinkan dirinya bahwa Songjin lah yang lebih mencintainya.

Kemudian Kyuhyun sadar, bahwa tak ada yang lebih melakukan lebih daripada mereka. Mereka saling mencintai itu sudah lebih dari cukup. hanya ada tawa renyahnya kala Songjin memicing mengatakan, “I Love you most.” biar saja. mengalah bukan berarti kalah. Toh untuk sesekali, apa salahnya mengalah dalam peperangan argument yang biasanya hanya berimbas perkelahian lebih sengit?

lagipula Songjin tidak terlihat seperti seorang wanita yang sedang menyatakan cinta seperti cara kebanyakan orang menyatakan cinta, namun toh siapa yang peduli? bukankah itu memang cara penyampaian Songjin sejak dulu? yang tak pernah sama seperti orang-orang kebanyakan dan malah terlihat rusuh? seharusnya dirinya tak perlu mempertanyakan hal tersebut lagi. Maka menyadari hal tersebut, Kyuhyun tersenyum seraya mengangguk, berkata “iya, aku tahu.” kepada Songjin dengan cara lebih lembut daripada yang pernah digunakannya selama ini kala sedang melakukan perdebatan dengan wanita bertenaga super itu. “kau mencintaiku. Itu sudah lebih dari cukup. terima kasih banyak.”

Jadi, bukankah setiap manusia adalah kekosongan? Mereka saling mengisi satu sama lain hingga pada akhirnya berhenti dan menemukan jawaban dari kekosongan, yakni rasa nyaman— adalah hal yang selalu menjadi teratas dari segala kekosongan yang ada. Dan nyaman selalu memiliki banyak pengertian, namun memiliki satu arti yang sama yakni kepastian— adalah sebuah kesepakatan untuk bertahan karena sama-sama merasa nyaman.

Lantas menyadari bahwa mencintai bukanlah sekedar perkara keberanian, kompromi, kesempatan, atau waktu, namun juga keberuntungan. Berapa banyak orang dibelahan dunia ini yang merasakan cinta satu sama lain namun pada akhirnya tidak bisa bersama-sama? nyatanya, keberuntungan berperan lebih besar ketimbang yang selama ini orang-orang tahu.

And what else a man can ask for a wife rather than his best friend to be his companion forever? Besides, someone once said ‘don’t marry someone you think you can live with. Marry someone you know you can’t live without.’ Right?

 

“And— I love you means that I will love you, stand by you even through the worst of times? That I accept you for the person that you are, and I never wish you to change into someone else, even sometimes you act like whatever— stupid, driving me crazy? And after all i’ve seen you at your worst and I still think you’re the best? Yes, I do love you madam. I love you. I really do love you.”

 

*

“Lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Lucky we’re in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday….”

 

**

“Kyuhyun-ah?”

“Hmm?”

“tadi, kau berbicara panjang sekali menggunakan bahasa inggris… aku tidak mengerti kalau kau mengatakannya sepanjang itu. Tadi itu, artinya apa??”

“……………”

** **

Happy 3rd Anniversary!! ^^

130 thoughts on “[KyuJin Series] 3rd Anniversary – Lucky!

  1. aku inget banget kyuhyun pernah ngatain siwon karena dia dan gyuwon ngomong gini, i love you more, most blablabla
    eh ternyata dia ama songjin juga gini, haha
    itu terus hyun gi ditaruh mana?
    ini manis banget sumpah, walau dikacauin sama songjin diakhir, haha
    anw, happy 3rd anniversary

  2. Haaaaaaa kakgal aku baru baca yang ini!!! Beneran.. omo 😱
    Chessy Cho~ iyaaks kyu manis banget disini, Edward Cullen kalah lah–
    Kakgal quotes bahasa inggrisnya bagus bagus ampe deg-degan saya (?) Bikin pipi merona aja nih kyuhyun sore-sore 😳
    Tadi aku suka banget pas kalimat “tak ada cara instan untuk menjadi sempurna” hah–aku copast yak kak, mau aku jadiin status wekwekwek
    Ah gila songjin dapet jodoh yang PERFUCK abis siiih ><

  3. Romantis banget mereka apalgi kyuhyun oppa bela-belain nnton harry potter biar tw mantra sihir…
    Tp songjin ngilangin moment sweet mereka…

  4. aaaakkkk udah 3 tahun ajaaaaa!! hihii 3 tahun dan udah ada cho hyun gi aakk senang sekaliiii. btw itu kejadian langka bgt saling lempar i love you i love you hahaha apalagi songjin gamau kalah! duhhh langka bgttt yakannn hahah lanjuuuuuttt

  5. Happy 3rd anniv kyujin 😀
    wah cho kyuhyun liburan mendadak ke florence, senangnya jadi songjin punya suami tampan anak yg lucu abis, tapi dasar si tukang tidur anaknya pun mengikuti jejaknya
    songjin songjin si kyuhyun udah ngomong panjang lebar eh malah gak tau artinya, sabar kyuhyun

  6. “tadi, kau berbicara panjang sekali menggunakan bahasa inggris… aku tidak mengerti kalau kau mengatakannya sepanjang itu. Tadi itu, artinya apa??”

    Kyuhyun be like “BUNUH GUE AJA SONGJIN!!!!” XD XD XD

  7. Betul..cinta itu butuh yang namanya keberuntungan… wow how lucky you are..Kyu, songjin.. kalian saling menemukan dan tumbuh bersama.. selamat ulang tahun pernikahan yg ke empat..”Silk Wedding”. P.S : Maaf telat ya..:)))

  8. ttp songjin kebo -__- istri mcm opo bgun jm 11 zzzzzzzzzzzzzzzzzzz
    so sweet bgt ih kyu sumpeh :*
    kyuhyun potter B-)
    daaaaaan songjin hrs les tambahan! les. b.inggris!

  9. Oh god,,,kyu pnya kembaran ga???pengen satu yg kaya kyu,,,,,,pmya pengertian,,pnya kesabaran tingkat mutakhir,,pnya cinta yg bsar,,,mapan,wajah diatas rata2,,otak jenius,,,,meski kdng2 kata2nya sungguh pedas,,,pi ttp saja over all he’s best of the best…..kata2 kyu romantis dn terasa manis bgt,,,sayang songjin as always ga akan mngerti klo itu mnggunakan english…hahahahahaaaa..

  10. ada nasehat bijak ttg cinta yg dapat dipetik dari cerita ini. makasih author. semoga tetap semangat berkarya dan terus selipkan pesan2 yg baik dan nasehat yg bijak dalam cerita2mu. itu poin plusnya karyamu. aku suka.

  11. ni yg liburan dadakan tu y?? yg tdny songjin mo k busan??? pa beda lg??
    anniv yg k3..lmyan manis n damai,,g sprti sblmny..yg pnuh kkacauan..
    kyujin very sweet n romantic…
    tu hyun gi msih merem y?? ortuny ge sibuk b’2an..

  12. Liburan jauh2 mahal2 kegiatannya cuma tidur aja.. orang kaya mah bebas. Ibu dan anak sama kebonya. Kyu sweet banget dah. Tapi yang diajak bicara kagak tau artinya. Hhh absurd bener hidup mu nak

  13. Ah …. Songjin
    Kamu merusak suasana , Kyu udah ngomong panjang lebar . Gak taunya Kamu malah gak tau artinya 😂😂😂😂😂

  14. aku perhatiin kka suka serial harry potter ya ..
    ampe hafal mantra2nya 😀
    pdahal waktu kyuhyun bilang wingardium leviosa aku udh bayangin si songjin nyela
    noO wAy
    YoU sAy It WrOnG ..
    its leviOsa not leviosA
    khas si hermione
    kkkkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s