[KyuJin Series] Cocky Baby


[KyuJin Series]

-When Mommy Isn’t at Home-

-Cocky Baby-

-Cho Kyuhyun | Cho Hyun Gi | Cho Songjin-

Ficlet

 

“Halo!” Songjin tersenyum “selamat pagi!”

sapaan ceria itu bukan ditujukan bagi Kyuhyun. Songjin mana mau melakukan hal seramah itu kepadanya, Kyuhyun tahu itu. maka dari itu dia hanya bersandar diambang pintu memerhatikan Songjin diranjang bersama putra mereka.

Sejak kemarin Songjin mati-matian sedang bekerja keras mengambil hati bayi lucu itu. entah ada apa dengan Hyun Gi, kini dia seolah sedang memusuhi Songjin, atau memang seperti itu.

Hyun Gi tak pernah mau digendong oleh Songjin. Ah, jangankan digendong— memandang lama pun tak mau, bahkan dengan iming-iming biscuit cokelat kesukaannya. Biscuit itu seperti tak ada harganya jika sudah ditangan Songjin. Jauh berbanding ketika dipegang Kyuhyun, seolah gulat kelas dunia akan segera terjadi antar ayah dan anak. Antar laki-laki dengan jarak usia sangat jauh itu.

Songjin kembali melambai— tak lupa tersenyum lebih ramah daripada tadi sambil berkata, “selamat pagi” lagi. Kalau-kalau tadi Hyun Gi tidak mendengar sapaannya jelas. biasanya setiap pagi Hyun Gi akan langsung berguling tengkurap ketika Songjin menghampiri bayi itu sambil mengatakan hal yang sama. lalu rutinitas mereka akan segera dimulai.

Namun kali ini, Hyun Gi seperti tidak menaruh minat apa-apa kepada Songjin. Lambaian tangan Songjin diabaikan Hyun Gi. Tadi, Hyun Gi sudah sempat membuka mata, pasti sadar jika Songjin berada dihadapannya berjarak tak lebih dari sepuluh senti saja, namun lucunya, bayi itu segera menutup matanya lagi.

Bukan hanya pintar mengoceh, atau meniru, rupanya saat ini Cho Hyun Gi sudah pandai berakting. Dan ini adalah acting pura-pura tidur terburuk yang pernah Songjin dan Kyuhyun saksikan.

“dia tidak mau, sudahlah.” Kyuhyun mencoba menghentikan Songjin— menyudahi aksi rayu merayu wanitanya pagi itu. jika Songjin sedang berusaha meminta maaf kepada Hyun Gi yang kemarin sempat Kyuhyun saksikan sendiri mencoba-menahan-tangis, serta lempar-melempar-buah diswalayan karena marah ditinggal pergi, seharusnya Kyuhyun juga bisa bersikap seperti itu kali ini.

dia bisa ikut merajuk, dan Songjin bisa ikut merayu agar dirinya tak lagi mendiamkannya. Hanya saja Kyuhyun sadar, Songjin tak akan mau menjatuhkan harga dirinya serendah itu untuknya. dia ingat betapa kemarin Songjin tak sudi mengatakan bahwa wanita itu merindukannya juga, namun memeluk dirinya begitu kencang lengkap dengan air mata buaya khas Park Songjin.

ah, sebenarnya mereka bertukar pelukan erat. Itu akan terdengar cukup adil. Tetapi Songjin tak akan bersedia merayunya seperti Songjin merayu putra mereka saat ini. Cho Hyun Gi adalah pengecualian, dan akan selalu seperti itu. entah mengapa Kyuhyun sadar bahwa dirinya telah berada dinomor urut kedua dalam hal prioritas Park Songjin.

Sejak kehadiran Hyun Gi, Kyuhyun merasa tak sepenting itu lagi bagi Songjin.

“dia pasti mau.” Benar saja, Songjin masih bersikeras. Kyuhyun pun sudah malas mengingatkan Songjin mengenai betapa murkanya bayi mungil ini padanya. “dia membenciku?”

kemudian pertanyaan polos Songjin membuat Kyuhyun mengernyit heran. “dia masih terlalu kecil untuk memahami kebencian.” Jawab Kyuhyun sambil merebahkan tubuh diseberang Songjin. Tepat dibelakang Hyun Gi.

“dan lagi, kau ibunya. Pernah dengar seorang anak membenci ibunya?”

“yeah—“ kepala Songjin mengangguk. Dia yakin pernah melihat adegan seperti itu didalam drama entah apa judulnya. Tapi kebencian si anak sungguh nyata. “pernah.”

Kyuhyun segera mendesah sadar gambaran-gambaran seperti apa yang ada dikepala istrinya, “benci karena ditinggal untuk fashion week? Bukan karena ingin menikah lagi, atau kesal melahirkan diwaktu yang tidak tepat.” ralat Kyuhyun benar-benar sangat jelas.

Diwaktu genting seperti ini, Songjin memang benar-benar tidak bisa diajak memasuki percakapan semi serius. semua dianggapnya serius. “mungkin bukan benci. Mungkin hanya kecewa. Selama 3 malam tidak ada dongeng sebelum tidur atau apa.” Bahu Kyuhyun bergerak santai menanggapi dan memikirkan jawabannya sendiri— matanya menerawang kelangit-langit kamar hotelnya.

Kyuhyun lantas sadar, putranya mungkin memang masih terlalu muda. masih baru berusia 7 bulan saja. namun baru 7 bulan, bukan berarti tidak bisa merasakan kecewa, sedih ataupun marah. Cho Hyun Gi bukan robot— dia manusia yang bisa meraskan kecewa, sedih, ataupun marah.

Kyuhyun mengangguk-angguk menyadari jawabannya sungguh masuk akal, padahal dia baru menemukannya setengah detik lalu. Ketika wajah Songjin berubah masam saat Hyun Gi menolak berbicara dan bermain dengannya.

Lagipula Hyun Gi tak akan bisa membenci Songjin, mengingat betapa bayi ini begitu menghayati menjadi sekutu Park Songjin dalam memusuhi dirinya, atau menjahili, atau bahkan menggangu dirinya hingga dia tak akan bisa bekerja, jika kebetulan harus membawa pekerjaan kantornya pulang.

“Hyun Gi-ya~”

Songjin yang kini malah tampak ingin menangis. “eomma janji tidak akan pergi sendiri lagi. Maaf ya” lantas Kyuhyun sungguh memasang wajah –kau-baru-bilang-apa-itu-tadi, kepada Songjin atas ucapan wanita itu. bahkan dengannya, Songjin tak selunak itu.

Apa kemarin permintaan maaf Songjin terdengar sehalus ini padanya? Rasanya tidak.

“dia belum mau bicara. Sudahlah.” Kata Kyuhyun memberitahu lagi. Pria itu sendiri mulai malas berada dalam atmosfer-ketidakadilan-hidup hingga tak mau lagi berada didalam kamar tidur tersebut, senyaman apapun ranjangnya.

Dia lebih memilih menonton televisi atau apa, daripada terus-terusan melihat yang seperti ini. ini sama-sekali tidak menyedihkan. Kebalikannya, Kyuhyun sungguh merasa tak suka, karena itu memilih untuk menarik Songjin saja agar bangkit, dan bersamanya menuju ruang santai. “ayo.” ajaknya sungguh-sungguh.

Kadang Hyun Gi tidak harus selalu diberikan perhatian sebesar itu ‘kan? bagaimana dengan dirinya sendiri? Kyuhyun membatin tanpa ingin menyuarakan isi hatinya.

Hanya berselang tak lebih dari lima belas menit semenjak kepergian Songjin dan Kyuhyun dari ruang tidur, terdengar suara tangis nyaring sekali. Baik Kyuhyun maupun Songjin langsung terburu-buru melesat ke kamar, takut, kalau saja Hyun Gi menggelinding dan terjatuh dari ranjang dengan jarak cukup tinggi dari lantai kayu tersebut.

Namun imaginasi keduanya seketika remuk kala menemukan Hyun Gi telah tengkurap dengan wajah merah dan mata penuh air mata. Bibir mungilnya mengerucut, ketika suaranya terdengar kencang menyebut “MAAA!” didalam tangisannya.

Songjin berbaring diranjang. Memberikan jarak antar dirinya dari Hyun Gi, entah mengapa. Semenjak ditolak mentah-mentah oleh Hyun Gi dalam segala hal, Songjin menjadi ragu bahkan untuk menyentuh putranya sendiri. dia selalu merasa takut, walau entah takut karena apa.

“Maaa~” senggukan Hyun Gi menjadi. Dia menangis meneriaki panggilan untuk Songjin namun menghadap Kyuhyun, seperti diantaranya dan Songjin terdapat sebuah kaca lebar yang membatasi mereka.

Kyuhyun menunjuk Songjin dibelakang Hyun Gi, berbicara “itu eomma. ini Appa” jelasnya menahan kekehan mendapati putranya masih memiliki harga diri tinggi tak ingin menyapa orang yang dipanggilnya dalam tangisan sejak tadi. “itu.” bibir Kyuhyun mengerucut juga seperti telunjuknya, menunjukkan dimana keberadaan Songjin “disana!”.

Sedangkan Songjin hanya ikut tersenyum— tak sampai tertawa, menyadari betapa putranya sungguh membuatnya selalu kehabisan kata-kata. Songjin menonton Hyun Gi yang walau masih dalam tangisan— biarpun telah sedikit mereda, masih menyisakan senggukan.

Hyun Gi menjatuhkan kepalanya dibantal lagi, kini tidak lagi memunggungi Songjin, apalagi pura-pura tidur. Bayi itu memiliki mata sayu usai menangis. Bibir mengerut tipis, serta hidung yang masih kadang kembang kempis. Namun matanya kali ini, sungguh menatap Songjin lekat.

Songjin kembali tersenyum ceria. Sambil mencebikkan bibir bawahnya menyapa bayi sombong, namun cengeng itu berupa “Hai!” – terdengar begitu renyah.

Tak serenyah sapaan Songjin, bayi mungil itu malah membalas sapaan Songjin hanya-dengan-berupa-lambaian-tangan-enggan. Tangan gemuk lengkap jemari yang tak kalah gemuk itu melambai pelan kepada Songjin.

Diseberang, Kyuhyun sampai mendesis melihatnya tak percaya. Sungguh, bocah ini sebenarnya anak siapa? Itu— hal yang baru saja terjadi itu, jelas-jelas bukan sifatnya, ‘kan? Ugh!

122 thoughts on “[KyuJin Series] Cocky Baby

  1. chingu itu mksd’a memperhatikan mgkn y yg d awal part hhe^^V maapin yah aq sll komen slh ketik trs. maapin yaks crewet mulu tt pengetikkan^^V pissssssssssss

    deuh bener-bener anak Cho Kyuhyun bgt -_-” hyun gi msh baby aj ud epil begono k emak’a sndr wwwww dasdor dasdor anak cho kyuhyun epil deuh deuh hhhhhh watir songjin, cabal eaaaaks songjin eomma kkkkk
    koq baby hyun gi kcil2 jenius amat yaks ud pinter acting o.O songjin aj kalah sm baby hyun gi hhhh. sumpah gemes bgt sm baby hyun gi>0<
    emg dasar'a songjin gengsian pan kyuuu -_- kebanyakan nonton drama lg songjin nih ckckck korban drama turki yaks :O
    ooooh jd mreka lg ada d hotel?
    lgian kbiasaan jlek sih songjin itu ska prg demi kesenengan sndr. lp apa ud pny anak jg! ckckckck
    y jujur aj atuh kyu blg k songjin kmu jg pgn d perhatiin pgn d manja. sm istri sndr ga usah malu. drpd malu sama kucing wwww
    hhhhhhhhh bnr2 anak Park Songjin jg! gengsi'a tinggi bgt baby hyungi hhhh padahal pgn sm songjin tp malu jd aj k kyu hhhhh bnr2 anak KyuJin 😀

    aq bingung soal'a ini part yg stlh que sera kah atau mana. d collection kaia ga ada. ntahlah aq msh bingung liat d kolom before * after. urutannya ga sesuai. aq kn lemot hehehehe karma blg songjin lemot kaia'a hhhh

  2. ahahahaha hyun gi ngambek!! pundung!!! hahahahaah lucu banget asliii aaaaaahhhh sumpah ngebayanginnya dia nangis ngadep kyuhyun tp manggilnya ma ma trs kyuhyun yg ngasih tau eommanya dibelakag gitu aaaaaakkkkk pernah kejadian nyata soalnya jd kebayangnya jg nyata banget huhuhu gemeeeessss

  3. si hyungi bisa ngambek eh ternyata
    sombong amat hyungi gak mau sma eommanya biasanya aja lengket jadi partner juga buat musuhin si kyuhyun
    lucunya muka hyungi

  4. Sungguh kyu ga usah nanya lagi,,,tentu saja dr merka berdua turunan sifat hyun gi,,,bnr2 mnggemaskan,,,bru 7bln sdh pandai berakting!!hahahaha trnyata harga diri bayi 7bln tinggi jg!!

  5. hyun gi minta perhatian songjin nya mah gitu banget wkwk. tapi lucu pas kyuhyun bilang itu eomma ini appa. (apa ini selalu salah fokus) wkak

  6. Aku baru baca(?) kayanya wkwk
    Ini sejarah baru banget Songjin sama Hyungi rada jaga jarak tapi akhirnya Hyungi mau maafin Songjin with his cute face. Wkwk

  7. hyun gi ya…ck..msih jg 7 bln dah pinter akting..gengsian..waahh pura” tdur wkt eomma yg d kangeni mnypany..
    bgtu d tnggal sndri d kmar lgsg nangis kenceng..mpe manggil kyu eomma..haha ni bayi 1 mank ada” ajj tingkahny..
    kyu mkin jealous ma hyun gi..coz songjin ga sgtu halusny wkt mnta maaf..hahaha so evil mank ruz ngalah ma ankny..

  8. Suka sama cerita ini. Lucu aja bayi 7 bulan ngambek sama eomma .. mana pakai sok2an gak gak ngrespon pula, padahal hyun gi kangen berat ma eomma.. kyu slalu aja aja iri ma hyun gi. Hhh

  9. hyun gi pintar akting wkwk😂😂, tp kalau di tinggal mlh nangis 😂 harga diri hyun gi tinggi sangat wkwk….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s