[KyuJin Series] 10 Reasons To Love You (Park Songjin) — 2


10 REASONS TO LOVE YOU

3 – 4

 

3. The Way She Begging For Something

“BANG! BANG!!”

“SHOOOT!!”

Keributan tak wajar mengenai betapa keren mission impossible— film dengan bintang Tom Cruise terdengar terus menerus dipaling sudut ruangan. Tersangka utama adalah Choi Siwon dan Park Songjin. Dua muda mudi konyol itu seolah tersihir dengan tokoh agen rahasia Ethan Hunt.

Ditempat lain— tak jauh dari sana, percakapan lebih bermutu sedang berlangsung. Bukan jenis percakapan serius. Hanya selingan usai makan malam santai bersama. Adalah Park Seul Gi dan Choi Ki Ho— disana, Cho Kyuhyun menjadi anggota termuda karena tak ingin ikut melompat-lompat bagai kelinci over dosis bersama Siwon ataupun Songjin walau matanya tak luput sedikitpun memerhatikan Park Songjin berlarian kesana kemari.

Memperhatikan cara gadis itu menjelaskan betapa film yang tadi mereka tonton bersama benar-benar film paling oke yang pernah ditontonnya sepanjang tahun ini. “Aku suka ketika Ethan mengeluarkan granat— dan menarik tutupnya, lalu melempar ke helicopter— lalu BOOM!”

Kyuhyun tertawa, “granat tidak mempunyai tutup, bodoh. Itu bukan tutupnya!” sahutnya hanya mendapat jawaban kilat berupa lirikan tak peduli Songjin padanya. Gadis itu mengeluarkan pistol bayangan dengan dua jari dari saku kemudian mengarahkan kepada Siwon, “BANG!” dan bisa-bisanya Choi Siwon langsung terkapar dilantai kayu memegangi perutnya berkata “kau menembakku! Aku mati.”

Kyuhyun hanya menggeleng putus asa— mendesah napas panjang, berkomentar “tidak ada harapan” bagi kedua makhluk aneh itu.

“Aku ingin menontonnya lagi!” Seru Songjin tiba-tiba. “Appa! aku ingin menonton film tadi— lagi!”

“Lagi?” Tak hanya Park Seul Gi yang menyahut. Choi Ki Ho pun ikut segera menoleh. “Tidak bosan? ada banyak film lain.” Tetapi Songjin menggeleng puluhan kali banyaknya “aku mau mission impossible lagi!”

“Baiklah baiklah”

“Kapan?”

“Nanti”

“Sekarang?”

“Tidak. Nanti— besok”

“Nanti— besok itu kapan?”

“Saat kita sama-sama memiliki waktu senggang lagi.”

“Itu akan memakan waktu lama.” Bibir tipis pink Songjin mengerucut. Tubuh kecilnya sempat redup bagai kehabisan baterai, namun tak lama melompat tinggi seolah hanya berdiam dua detik saja sudah mengisi kekuatan pada tubuh Park Songjin seluruhnya.

“Kalau nanti sekarang saja, bagaimana?” gadis itu membujuk sang ayah. Menggelayuti bahu pria separuh baya tersebut— mencoba tampak semenggemaskan mungkin tetapi sayang Park Seul Gi kembali menyibukan diri membicarakan surplus serta impian membuat resort berbintang di Bahama.

Kyuhyun menertawai hal tersebut— kembali melirik potongan sisa sushi yang belum termakan— dan melihat Siwon kini akhirnya menyentuh makan malamnya setelah melompat, berlari, berguling dan tertawa bersama Songjin.

Tadi Kyuhyun sempat malu untuk mengakui bahwa pria itu kakaknya. Hampir saja Kyuhyun mengatakan Siwon adalah orang gila yang menelusup masuk ketika pelayan dengan nampan makanan datang dan melihat Siwon dengan Songjin saling melompat, berguling sama-sama mengarahkan pistol bayangan mereka.

“Appa!”

“Ya sayang?”

“Aku ingin film tadi lagi—“

“Nanti, okay?”

“Sekarang!”

“Pih!” decak Kyuhyun mendengar rengekan Songjin. Gadis itu tak tampak seperti gadis yang sepekan lagi akan menikah ketika sedang bersikap manja pada sang Ayah. “Kenapa tidak dengan Kyuh—“

Sebelum Park Seul Gi benar-benar menyelesaikan kalimatnya, Park Songjin sang putri sudah melompat pindah posisi. Kini gadis berambut panjang itu merapatkan diri pada Cho Kyuhyun. Mengganggu pria tinggi itu yang sedang leluasa memakan sisa sushi sendirian.

“Kyuhyun-ah~ hallo” suara Songjin mendayu manis. Terlalu manis bahkan. Membuat perut Kyuhyun mendadak mulas. “Tidak bisa.” kata Kyuhyun sebelum Songjin menyampaikan maksud dari aksi sok—manja, manis berlebihannya.

“Tap—tapi”

“Ini sudah malam.”

“belum terlalu malam.”

“……………”

“Ini masih pukul tujuh. Masih ada dua pemutaran lagi pukul Sembilan dan sebelas.”

“……………..”

“hei, apa aku sudah mengatakannya? kau semakin hari semakin tampan saja!”

“Aku sudah tahu. Tidak peru diperjelas.”

“Benar” Songjin tersenyum lebar “kau yang paling tampan.” katanya dengan dua ibu jari terangkat, “jadi, ayo!”

“ayo? ini masih pukul tujuh dan kita bahkan belum selesai makan malam. Kulihat makan malam mu masih rapi”

“Aku tidak lapar.” dengus Songjin. “Apa kalau aku memakannya, kau mau menemaniku?”

“— Mungkin. Entahlah. Tidak tidak. Aku tidak mau”

“Yaah!”

“kalau begitu bagaimana dengan pemutaran terakhir? pukul sebelas malam? Okay?”

“Tidak bisa juga.” Songjin menggeram— mengerucutkan bibir. Wajahnya tampak luar biasa kesal pada Kyuhyun yang seolah sedang mempermainkannya. Atau memang iya. Ada yang sedang Kyuhyun ingin dapatkan disini. “Besok pagi kukira kita akan fitting pak—“

“ITU bisa diundur!!” sorak Songjin langsung dan Cho Kyuhyun hanya menonton sahutan berlebihan gadis itu dalam diam dengan wajah terlalu datar. “— waktunya?” lalu karenanya Songjin langsung merasa tak nyaman dan meralat kalimatnya tadi. “bisa kan?” tanyanya takut-takut.

Apa hebatnya mission impossible? Apa keren nya Ethan Hunt hingga Park Songjin gadis pecinta dongeng mendadak jatuh cinta pada darah, pistol dan perkelahian?

Namun Cho Kyuhyun tak terlalu peduli alasannya. Dikepala pria itu baru saja terlintas ide jahil “Ya? boleh?” dan semakin jahil ketika calon istrinya merajuk— dia tak pernah tampak setertarik itu menikmati rajukan Park Songjin. Tapi kesempatan ini tidak buruk juga untuk dimanfaatkan, bukan?

Kyuhyun mengulaskan senyum tinggi disudut bibir dalam tundukannya, “Biar kupikir dulu—“ ujarnya santai memasukan salmon roll ke mulut. “teruslah memohon, mungkin aku akan berbaik hati padamu, nanti.”


4. Her Fooolishness

“Aku hanya tidak menyangka dia masih berusia enam belas tahun! Wajahnya tidak terlihat seperti itu! Kukira usianya sudah diakhir dua puluhan.”

Komentar Songjin sepanjang wanita itu berjalan kesana kemari memasukan pakaian dari koper ke dalam lemari. Park Songjin sedang mengomentari seorang penumpang kelas utama kapal mereka yaitu keluarga Kang.

Keluarga Kang memiliki dua orang putri dan putri terkecil mereka baru berusia 16 tahun— begitu penjelasan gadis itu sendiri berserta orang tuanya tadi yang Songjin pertanyakan kebenarannya.

Menurut Songjin, gadis bernama Kang Seulgi itu tak terlihat sama sekali seperti gadis diusia 16 tahun. 29 tahun lebih pantas menurutnya malah. Tubuh Seulgi menjulang jauh lebih tinggi daripada dirinya. Tinggi Seulgi serupa dengan Gyuwon. Nyaris mendekati tinggi Kyuhyun sedikit lagi.

Dan omong-omong, bukankah 16 tahun masih terhitung masa pertumbuhan? Kaki gadis itu masih bisa menjadi lebih panjang daripada saat ini. Benar?

“Kau lihat bagaimana gadis itu berdandan?” lanjut Songjin mengeluarkan setengah pakaian dari koper Kyuhyun dan meletakkannya diatas ranjang terlebih dahulu. “Tadi siang adalah terakhir kali kulihat make up seperti itu saat eomma datang memberikan oleh-oleh dari Hongkong untuk Hyun Gi.”

Kyuhyun hanya tersenyum seadanya menanggapi. Pria itu berkutat dengan ponsel dan sesekali bertukar pesan singkat dengan Siwon menanyakan kapan pria itu datang karena Poseidon akan berlayar tak lebih dari dua jam lagi. Juga, karena Cho Hyun Gi sedang menjadi tawanan paman dan bibi mereka sejak siang tadi.

“Kyu,”

“Hng?”

“Kau lihat sepatunya?”

“Siapa?”

“Siapa lagi? tentu saja Kang Seulgi!”

Dahi Kyuhyun mengerut. Sesaat Kyuhyun berhenti mengetik pesan dan berpikir mengingat pertemuan mereka di deck kapal dengan keluarga Kang. Tetapi Kyuhyun bahkan tak bisa mengeluarkan memori itu dari kepalanya, “aku tidak ingat—“ katanya kemudian “kenapa juga aku harus memerhatikan kakinya kalau wajahnya sudah menarik perhatian?”

Bagai disambar godam Songjin langsung berhenti bekerja. Wanita itu hanya tak menyangka Kyuhyun berani memuji dan memperlihatkan ketertarikannya pada wanita lain saat mereka berada ditempat yang sama.

“Apa?” sadar keadaan menjadi hening, Kyuhyun lantas mengangkat kepala— dan terkejut melihat Songjin sedang memerhatikannya dengan wajah mengerikan. “Aku tidak mengada-ada kan?” ujarnya tidak mengerti dan tampak bingung “dia memang cantik”

“Jangan coba-coba menggoda wanita lain saat aku berada didekatmu, Cho! aku bisa menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisimu dan mereka tidak akan meninggalkan jejak apapun— dan kepolisian tidak akan pernah menemukan barang bukti apa-apa!”

“wow” Kyuhyun kembali terkejut— walau kali ini adalah rasa terkejut buatan yang diperlihatkannya. Hanya gerakan bahu Kyuhyun singkat dan pria itu kembali pada ponselnya. “seharusnya tadi malah menjadi hal yang lucu. Nama gadis itu serupa dengan nama ayahmu, bukankah itu suatu kebetulan yang menarik?”

Park Songjin segera mengatakan “Tidak” tepat ketika Kyuhyun berhenti berbicara. Pria itu tersenyum kepada ponselnya. “kau cemburu.” jelas Kyuhyun tak acuh kali ini. “kau kesal karena gadis itu lebih cantik darimu? atau kau kesal karena gadis itu menarik perhatianku. Entahlah, tapi diantara dua kemungkinan itu aku yakin salah satunya adalah alasan mengapa kau kesal.”

“Aku tidak cemburu!”

“Atau, kedua alasanku benar?”

“Tidak!”

Kyuhyun mencebikan bibir bawahnya mencibir— “dia masih enam belas tahun dan sudah memasuki universitas. Itu suatu kebanggan, benar kan?”

“Tidak.”

“Dan hey, kau tahu yang lebih menarik lagi?”

“Tidak!!”

“Sekarang dia melanjutkan pendidikan di Universitas kita dulu. Kau tahu department mana yang diambilnya??”

“Aku tidak peduli.”

“Kau harus!!” canda Kyuhyun— memasukan ponselnya kedalam saku dan berhenti tepat dihadapan Songjin. Kepalanya perlu sedikit merunduk, untuk memerhatikan wajah wanita barbar itu karena Park Songjin bukanlah Kang Seulgi dengan kepemilikan tinggi seperti wanita normal kebanyakan.

Kyuhyun sempat meringis menahan tawa geli ketika ingat istrinya bukan termasuk dalam kriteria wanita normal dan harus berjinjit untuk sekedar menyentuh bahunya saja. Atau berjinjit kala mereka berciuman. Atau, berjinjit untuk menjambak rambutnya— Park Songjin bahkan masih memerlukan usaha keras untuk menjajahnya!

Tapi mengapa itu terlihat menarik baginya? Ah, kadang cinta memang lucu— seluruh yang kau benci akan menjadi pujaan bagi pasanganmu. Bukankah itu terdengar konyol?

Art department!”

“lalu?”

“Aku ingin tahu apa dia mendapatkan kubikel specialmu.” Kyuhyun menggosok dagu kasarnya dan memutar mata seolah berpikir keras akan dilarikan kemana seluruh tumpukan uangnya “kudengar dia sangat berbakat sampai mendapat penghargaan dari Swiss art journal. Seingatku dulu, kau tidak berhasil mendapatkan nya, bukan?”

Mencoba untuk semakin menggoda Songjin, Kyuhyun mengubah raut wajahnya lagi menjadi mengiba. Tetapi pria itu malah mendapatkan wajah sang istri yang lebih tampak menyedihkan.

Entah sedih, atau marah— yang jelas air mata dipelupuk mata Songjin bukan sebuah gambaran tangis bahagia. Kyuhyun segera menutup mulut berhenti mengeluarkan kata-kata sampah.

Dia bisa melihat bibir Songjin yang bergetar— tetapi Songjin, sepertinya tak ingin semakin tampak konyol dengan menangis dihadapannya saat ini juga. Itu sama artinya bahwa dirinya kalah telak.

Itu membuat Kyuhyun semakin ingin menggoda Songjin saja. Songjin memiliki kecenderungan tak ingin kalah dari siapapun. Bahkan darinya. Kaki kanan yang terbalut wedges, Songjin ketukan diatas lantai kayu berwarna cokelat gelap, “kapan Hyun Gi sampai?” adalah pertanyaan pertama dari mulut yang masih bergetar itu.

“Huh?”

“Kapan—“ Songjin menarik napas panjang, memutar bola mata keatas, “Kapan hyun Gi—“

“Aku hanya bergurau Songjin. Kenapa menangis?? Apa yang kukatakan benar? kau cemburu? HA!” Kyuhyun tertawa.

Songjin menarik napas dalam-dalam lagi. Kini kedua matanya dipejamkan rapat. Tak lebih dari dua detik kedua mata besar itu telah menatap Kyuhyun galak, “TIDAK LUCU!” teriak Songjin kemudian hingga Kyuhyun mundur beberapa langkah kebelakang.

“Eeei! akui saja, kau cemburu!”

“TIDAK!”

“Cih!”

“tidak!”

“ayolah— apa sulitnya?”

Songjin menggeram jengkel membuang pakaian Kyuhyun ke ranjang, “bereskan pakaianmu sendiri! Aku lelah!” wanita itu membentak— Songjin melesat pergi menggunakan tenaga ultra sonic seolah terdapat NOS dikakinya— membuat Kyuhyun harus juga ikut melompat dan berlari mengejarnya sambil tersenyum senang. “YAAH! Park Songjin!”

“aku membencimu! kau sama saja seperti yang lain! dasar pria hidung belang!”

“APA?” Kyuhyun reflex menggosok ujung hidungnya “hidungku tidak belang!” komentarnya bodoh.

“omong kosong!”

“Bukankah aku memberikan semuanya untukmu?”

“aku tetap membencimu!”

“Tapi aku mencintaimu!” Teriaknya menarik perhatian seluruh penumpang kapal hingga semua terdiam— beberapa berhenti berjalan lantas menoleh padanya juga Songjin bergantian. Kyuhyun tersenyum geli— senang sebenarnya.

Menggoda Songjin selalu terasa menyenangkan. “Sayang,” suaranya melembut menanggil Songjin tapi wajah menyebalkannya masih saja tersisa membuat Songjin mendengus jijik. “Come on, don’t be jealous!” guraunya. “I’m desperately in love with you!!”

 

Dan suara tawa serta tepuk tangan mulai mengisi heningnya lorong kapal disana kemudian.

Kiss me?”

“Cih!”

145 thoughts on “[KyuJin Series] 10 Reasons To Love You (Park Songjin) — 2

  1. Najiz bnget rayuan menjijikan kyu tp bikin klepek2.
    Songjin bisa2nya udh mau nikah malah lbh mentingin nnton flim dripd fitting baju nikah oooalah…

  2. halo kak galuh.. absen lagi aku..
    kak banyak sekali ff yg aku lewatkan aku tanpa komen.. maafin ya kak galuh 😦
    sebisa mungkin aku sempetin komen ff yg dulu da aku baca kak..
    kak galuh tetep semangat ya kak

  3. weh lama gak main kesini.
    anu.. ini wakilin dr semua cerita ini ya kak handa :”3 udah baca semua. 2 songjin 1 kyuhyun kan ya? kak handa salah satu bagian kasih yang angst angstnya dikit boleh? entah kenapa pas baca adegan yg romantis disini sela sela jari kok sakit ya..

  4. aaaa…. sumpah jari- jariku sampe keriting dengerin gombalannya kyu,,, hahahaaa…
    udh tua gini jd sering ngegombal nih si kyu,,, kkkk
    biar dapat jatah,, km ga blh sering2 godain si songjin dong kyu,,,, aws looo nti songjin balas dendam dengan menggoda balik tp di phpin,,, wkwkkk

  5. untung aja songjin ngk ngamuk cba deh klau kekuatan hulk dia muncul kan kyunya jga yg repot =D
    Suka bnget sih godain songjin udh tau dia cpt bnget cemburunya apalgi dibnding2in sma yg lbh menarik dri dia 😀
    Tpi diakhr itu kyu so sweet bnget ^^

  6. Okey yg pertama cukup gokil, aku suka aku suka..
    yg ke dua,, eoonnnii kenapa kau munculkan gadis itu “seul gi” huftttt aku jdi ikutan envi kan 😦
    untung kyuhyun ahjussi masih bisa nekat mengucapkan kata romantis itu, aarrgghh sosweet beettt (*^_^*) merah tuh pipinya… yeeyy..

    ditunggu kelanjutannya… kangen HyunGi eonni,, kapn nongol lagi tuh bocah, cepetan diambil tuh bocah dari 2won couple ntuh.. hehehehehe

    fighting eonni (^_^)9

  7. Dasar keluarga absurd >< Gak bisa kalo sehari aja nggak ribut, hahaha. Songjin kalo cemburu lucuu yahh, tambah aneh dianya. coba deh, kalo dia sehari aja so sweet gitu, wkkwk. yah walaupun ntar mesti ada yg muntah dengan kelakuan dia. wkwk

  8. songjin sm siwon oppa kaia bocah yg lg main perang2an dh wwwww bodor
    sgala d komen dh songjin ckckck the commenters nih songjin hhhhh
    ud abaikan aj s kang seulgi mah cabe-cabean
    kyu kbiasaan dh klo bcanda ngmg’a ska kterlaluan kdang2 -_- ud tw songjin tuh sensitip
    seeet dah keren smpe org2 d kapal aj pd keprok keprok tpuk tangan. horeeee tepuk tangan barudaks *prok
    so sweet sih tp kyu hhhhhe makin cintaa ❤

  9. ahahahaha punya istri kayak Songjin memang lah

    puhahahaha
    siwon sama songjin ya tuhaan
    bagaimana mungkin mereka jadi kayak gtu
    lompat2 … alay bareng2 hihihi

    ck sekali evil tetap evil
    gak bakal berubah deh

    hihihi
    yg cerita keempat itu
    auuh ada nama si itu*sensor*
    wkwkwk
    Songjin cemburu tapi gak ngaku yeeee
    hohoho

  10. hahaha songjin ama siwon alay bngt ya.. ngakak liat dua orang itu..

    songjin kalo ngerayu lucu ya?? pake segala muji” kyuhyun^^

    cie cie songjin cemburu ni ya 😀

    pasangan ini mah emang luar biasa koplak^^

    ditunggu kelanjutan cerita yg lain..^^

  11. Sejak kapan sih kyuhyun jadi semanis ini??? Gak kuat, bner bner suami idaman,
    Meskipun niatan kyuhyun cuma buat godain songjin ttep aja selalu berakhir manis, semanis kyuhyun bilang cinta ke songjin didepan orang bayak…wkwk

  12. hahahaha teruslah memohon kyaaaaaa kyuhyun iseng bgt mau bgt dimohon2in hahahahaha lucu bgt sih duh gemes. itu gimana songjin nahan tangis sampe gabisa ngomong hahahaha ngakak atulahhhhh kyuhyun tuh ttp aja yah isengnya gada obattt

  13. selalu berantem si kyuhyun sma si kyuhyun gak mau ngungkapin kalo sebenrnya saling suka
    ciye songjin yg lagi cemburu sama si seulgi ngambeknya keliatan juga

  14. Di awal gw kira songjin semasa kuliah karna liat tingkah konyolnya dengan siwon eh ternyata bentar lagi mo menikah
    Songjin jealous tapi gengsi ngakuinnya dan kyuhyun pun udah tau istrinya jealous tetep aj suka menjahilinya,endingnya sweet…

  15. ya ampun /_\ tadi aku ikut sesih loh, kyuhyun blak2 an bgt ngomongnya, ckckckck untung akhirnya manis semanis gulali.

    aaaaaaaaaa seneng bgt bacanya

  16. Hahahaahhaahha….nonton film lbh penting drpda fitting bju pernikahan bagi songjin!!
    Songjin cemburu,,pi ga mau mngakuinya,,bkin gregetan bgt!!

  17. kyuhyun bisa jg tampak bodoh kalau lg sm songjin, pake gak malu segala teriak-teriak, cinta emang buta ckck…..sk banget ceritanya tambah keren!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s